PEKANBARU, GORIAU.COM - Kota metropolitan Pekanbaru, tak sebesar namanya. Meski menjadi sebuah ibukota di salah satu provinsi terkaya Indonesia, namun kondisi jalnnya sangat membahayakan. Banyak ruas jalan rusak dan berlobang, tapi upaya perbaikan tak kunjung dilakukan.
Seperti di jalan Labuh Baru, Nangka atau Tuanku Tambusai, Arengka hingga Adi Sucipto dan lain-lain.
Di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru misalnya, di kiri kanan jalan terdapat lubang yang menganga, kondisi seperti ini sangat mengancam jiwa pengguna jalan.
Seperti yang dikhawatirkan Robi (24) warga jalan Garuda Sakti Gang Satria. Menurutnya, Ia harus melewati jalan ini setiap malam, dengan kondisi lubang dimana-mana terkadang membuat ia sanga khawatir.
"Saya bekerja di Nangka, setiap malam melintasi jalan ini. Debu bertebaran sementara kalau pakai penutup helm tidak terlihat jelas lubang-lubang jalan itu. Coba terpeleset, sementara truk-truk melintasi tidak sedikit, sangat khawatir dengan kondisi ini. Kalau bisa segeralah diperbaiki," kata Robi.
Tidak hanya di Garuda Sakti, kondisi jalan rusak hampir merata. Di persimpangan Pasar Pagi Arengka Pekanbaru arah ke Adi Sucipto juga terdapat lubang yang sangat besar menganga di badan jalan.
Sementara itu, di jalan Nangka juga terdapat beberapa titik jalan yang berlubang. Kondisi seperti ini kalau dibiarkan bisa membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau, Abdul Wahid, Minggu (27/4/2013), Wahid mengatakan kalau kegiatan untuk perbaikan jalan itu sudah dianggarkan.
''Untuk kegiatan perbaikan jalan itu sudah kita anggarkan, mungkin lagi proses lelang. Karena ini anggaran APBD semua harus pakai prosedur, Nanti kita minta PU segera melakukan lelangnya,'' ujar Politisi PKB Dapil Inhil ini.(nti)