SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Asmardi, mengingatkan kepada masyarakat Kepulauan Meranti agar tidak beraktivitas di dekat jaringan listrik. Itu sangat berbahaya bagi masyarakat karena bisa menyebabkan kematian.


Penegasan itu berkali-kali disampaikan Asmardi kepada warga. Apalagi, Jumat (7/8/2015) sore, ada warga yang meninggal akibat kesetrum aliran listrik. Warga bernama Eri itu meninggal setelah dump truck yang dibawanya (saat menaikkan dump truck) menyentuh jaringan listrik.
Eri pun dinyatakan tewas di tempat.
Menanggapi hal ini, Asmardi menyatakan belasungkawa dan mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati. Eri saat itu terkena jaringan TM 20 Kilovolt.
"Jaringan itu saat membangun sudah sesuai standard semua," kata Asmardi.
Disampaikan Asmardi lagi, di dekat lokasi jaringan, juga sedang ada penimbunan yang menyebabkan jalan menjadi tinggi. Selain itu pula, ada aktivitas warga yang di dekat jaringan.
Asmardi juga mengungkapkan, sejauh ini warga yang beraktivitas (berjualan) di dekat jaringan tidak ada mengkonfirmasikan ke pihak PLN. Sehingga, bagi masyarakat awam, belum memahami betul bahaya akan aliran listrik itu.
"Atas kejadian ini, kita minta warga tidak lagi beraktivitas di dekat jaringan. Selain itu pula, kami akan melakukan penegangan kabel jaringan. Kita rapi kan lagi," ujarnya pula.(zal)