PEKANBARU - Sistem pengawasan kinerja pelayan masyarakat di Kota Pekanbaru memasuki babak baru. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menerapkan sistem pelaporan harian berbasis dokumentasi visual yang wajib diserahkan langsung oleh para camat lewat aplikasi pesan instan.

"Saya minta seluruh camat mengunggah pekerjaan tenaga OP setiap pagi dan melaporkannya kepada saya," tegas Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Senin (8/6/2026).

Mekanisme Kontrol Kebersihan Wilayah

Langkah tegas ini diambil bersamaan dengan penyerahan 15 unit kendaraan operasional baru untuk tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP). Pemerintah kota ingin memastikan aset daerah tersebut benar-benar optimal digunakan untuk merawat lingkungan.

Ada tiga poin utama dalam standarisasi pelaporan baru yang wajib dipatuhi oleh jajaran wilayah:

  • * Waktu Pelaporan: Dokumen foto wajib dikirimkan setiap pagi hari saat aktivitas pembersihan mulai berjalan.
  • * Bukti Visual: Laporan harus memuat perbandingan foto yang jelas, yaitu kondisi lokasi sebelum (before) dan sesudah (after) penanganan.
  • * Penilaian Objektif: Akurasi foto laporan menjadi acuan utama bagi penilaian performa untuk menentukan tim yang layak mendapat bonus.

Reward Menjanjikan Bagi Petugas Hebat

Agar sistem pengawasan digital ini tidak menjadi beban psikologis, pemerintah kota mengimbanginya dengan janji kesejahteraan yang menggiurkan bagi para pejuang kebersihan di lapangan.

Bagi tim kecamatan yang terbukti konsisten menjaga kebersihan parit dan keasrian jalan dari sampah, apresiasi besar sudah menanti.

"Kalau kecamatannya bersih dan kinerjanya bagus, saya akan berikan bonus. Bahkan, ada yang akan saya berangkatkan umrah," urai Agung Nugroho memberikan suntikan motivasi bagi seluruh jajarannya. ***