SELATPANJANG, GORIAU.COM - Menanggapi sorotan dewan terkait meningkatnya pemadaman listrik di Selatpanjang, Riau, Manajer PT PLN Rayon Selatpanjang, Doddy Prariady, mengatakan peningkatan pemadaman listrik sejak beberapa hari belakangan disebabkan perayaan Imlek yang membutuhkan banyak daya listrik.

Kata Dodi lagi, PLN Rayon Selatpanjang telah makukan berbagai Upaya dalam mengatasi persoalan listrik, khususnya di wilayah Kepulauan Meranti. Namun, terkait penurunan rasio hidup mati listrik diakibatkan oleh perayaan imlek yang membutuhkan daya listrik.

Dodi menjelaskan, memang benar rasio pemadaman listrik menurun dari 5:1 (5 hari hidup 1 kali mati) menjadi 3:1 (tiga hari hidup 1 kali mati). Ini diakibatkan imlek. Kalau kerusakan mesin tetap sama yakni dua unit mesin BAP rusak ditambah satu unit mesin Pemda dengan defisit 1,5 Mega Watt.

"Namun karena perayaan besar, terpaksa kita ambil kebijakan seperti itu," akunya dikonfirmasi wartawan via selulernya, Minggu (2/1/2014) siang.

Ia juga sudah mengaku meminta ke PLN Cabang, Wilayah dan Pusat agar membantu persoalan di Meranti. Terutama persoalan kerusakan mesin yang terus menerus terjadi terhadap rekanan.***