
PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski meraih hasil memuaskan pada Popnas XII Jakarta, September 2013 lalu, namun cabang gulat Riau tidak mau mengambil acuan target Kejurnas antar PPLP di Bengkulu, 22-28 Oktober 2013 mendatang dari hasil tersebut.
Dimana target yang dikejar pada kejurnas kali ini mengacu pada hasil Kejurnas antar PPLP tahun lalu, yakni satu medali emas. Sementara pada Popnas di Jakarta, Riau sudah jelas mengantongi tiga medali emas.
"Kita hanya mengacu kepada target di Kejurnas sebelumnya, yakni dengan satu medali emas. Mengenai hasil Popnas, itu hasil yang maksimal, namun olahraga ini terukur, dan kita tetap mengacu pada hasil kejuaraan yang sama," kata Pelatih Gulat PPLP Dispora Riau, Yudha Septia Nugraha kepada GoRiau.com, Kamis (17/10/2013).
Pada Popnas di Jakarta, tim besutan Yudha membawa pulang tiga medali emas yang masing-masing disumbangkan Yogi Ismemed, Rahmad Budiman dan M Alfikri. Namun untuk realisasi target satu medali emas ini, Yudha tetap menyandarkan harapan kepada tiga pegulat tersebut.
"Ketiganya tetap menjadi andalan untuk rengkuhan target kejurnas tahun ini. Mudah-mudahan bisa melebihi target yang diapungkan," harap pelatih asal Jawa Barat ini.
Sebelumnya, jajaran pelatih telah menetapkan sepuluh petarung terbaik yang juga diturunkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII di Jakarta, September 2013 lalu. Hasil pencabutan seluruh atlet tersebut melalui evaluasi jajaran pelatih dari Popnas lalu.
Pada Gaya Bebas, jajaran pelatih menetapkan Gopal Ronaldo (46 kg), Al Ihzan (50 kg), Jeri Setiawan (54 kg), Diki Hilmi (58 kg), Rahmad Budiman (69 kg) dan M Alfikri (85 kg). Sementara pada Gaya Greco antara lain Yogi Surahman (46 kg), Yogi Ismemed (50 kg), Paud Simarmata (54 kg) dan Hendro Sastro (58 kg).
Saat ini seluruh atlet yang berhasil lolos tersebut tengah digembleng di Pusat Latihan Gulat, Marpoyan, Pekanbaru. TC akan berjalan hingga keberangkatan ke Bengkulu.(tri)