PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort Kota Pekanbaru. Kali ini kawanan penjahat yang diperkirakan berjumlah lebih satu orang itu secara sadis membunuh korbannya.

"Upaya penyelidikan masih terus dilakukan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Fajar kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (17/10/2013).

Informasi sejumlah saksi, kasus perampokan dengan kekerasan itu terjadi pada Kamis (17/10) sekira pukul 02.00 WIB. Kawanan penjahat yang diperkirakan lebih dari satu orang itu menurut dia menjalankan aksinya di Kantor PT Riau Agro Pratama yang berlokasi di Jalan Harapan Raya Nomor 389 E/F.

Kantor perusahaan itu menempati sebuah rumah toko (ruko) yang menjual obat-obatan pertanian milik Yonefi alias Yon warga Jalan Imam Muinandar (Jalan Harapan Raya dahulu).

Saat kejadian, korban yang diketahui bernama Suriyono (25), warga Rumbai, penjaga toko tersebut tengah tertidur di lantai dua ruko kantor tersebut.

Dini hari itu, menurut saksi, korban memergoki pelaku hingga sempat terjadi ketegangan serta baku hantam. Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang itu kemudian berhasil melumpuhkan korban dan menyekap korban sambil memukul dan membacoknya dengan sebilah senjata tajam.

"Waktu itu korban diikat kaki dan tangannya dengan menggunakan kain. Pelaku diduga hendak merampok di toko tersebut," kata saksi dalam keterangannya di kepolisian.

Hasil pemeriksaan saksi-saksi sementara ini, pelaku diperkirakan lebih dari 3 orang. "Kejadian diperkirakan sekitar pukul 02.00-03.00 WIB," katanya.

Saksi mata juga sempat melihat para pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi yang belum diketahui. Alat yang digunakan pelaku untuk membongkar kantor tersebut adalah gunting besi dan linggis, katanya.

Menurut keterangan saksi dikepolisian, pelaku usai menganiaya korban kemudian panik dan melarikan diri tanpa membawa kabur brankas.

Petugas kepolisian di lokasi kejadian mengatakan kawanan perampok itu hanya membawa kabur satu dompet dan telepon genggam milik korban.

Kepolisian setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban tewas ke Rumah Sakit Bayangkara Pekanbaru untuk kepentingan visum. Sementara pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.(fzr)