DUMAI - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Kamis (28/4/2016), sekitar pukul 09.55 WIB, didominasi oleh anak-anak. Untuk mengamankan aksi ini, puluhan security PT Sari Dumai Sejati (SDS) terlihat berjaga-jaga dan turun juga 50 personil gabungan Polres Bengkalis, serta Polsek Sungai Sembilan.
Pantauan GoRiau.com, aksi ini dikoordinir oleh Hidayat sebagai Koordinator Lapangan aksi unjuk rasa. Beragam tulisan dibentangkan oleh anak-anak, remaja dan juga beberapa orang dewasa. Bahkan ada balita yang juga ikut dalam aksi ini. Puluhan massa yang turun ini, tidak melakukan aksi orasi.
"Kami disini tidak orasi, hanya membentangkan spanduk saja. Karena kita tidak ingin anak-anak dan orangtua sakit, akibat polusi udara yang disebabkan perusahaan," kata Hidayat kepada GoRiau.com.
Aksi unjuk rasa ini hanya berlangsung sekitar 30 menit saja. Pengunjuk rasa hanya ingin komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan dan menyalurkan aspirasi kepada perusahaan.
Sementara itu Humas PT Sari Dumai Sejati (SDS), Kamero saat ditemui GoRiau.com, usai unjuk rasa mengatakan, bahwa permasalahan lingkungan PT SDS sudah ditangani oleh Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai.
"Kita (PT SDS, red) sudah meminta kepada KLH Kota Dumai, untuk melakukan tes pencemaran udara disekitar perusahaan. Kita pun sudah menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar, untuk menanam pohon dan meninggikan pagar perusahaan. Tapi itu semua butuh proses," tutup Kamero menjelaskan.***