PEKANBARU, GORIAU.COM - Akademisi dari Universitas Islam Riau (UIR), Emrizal, S.Si, M.Si mengatakan tidak perlu calon gubernur itu mengumbar 'segudang' janji, cukup empat pilar saja namun berkuwalitas.

"Perubahan yang diinginkan oleh masyarakat, sehingga harus ada perbedaan visi dan misi calon gubernur saat ini dengan yang lalu," kata Emrizal dalam jumpa pers di salah satu cafe di Pekanbaru, Jumat (23/8/2013).

Ungkapan akademisi ini adalah tanggapan terkait pandangan terhadap sejumlah calon Gubernur Riau periode 2013-2018.

Walau demikian, kata dia, terdapat satu visi dan misi yang selalu diumbar sejumlah kandidat dan tidak pernah akan berubah, yakni janji untuk mensejahterakan rakyat.

"Memang, katanya Riau ini kaya atas bawah, yang artinya dipenuhi perkebunan dan banyaknya ladang minyak. Namun, kalau diibaratkan, 'ditengah-tengah' justru adanya kemiskinan," katanya.

Menurut akademisi ini, kemiskinan merupakan persoalan yang tidak pernah tuntas, oleh karena itu, pilar untuk 'memberantas' kemiskinan ini terus dituangkan dalam visi misi para kandidat para calon kepala daerah.

Walau demikian, kata dia, sebenarnya tidak perlu 'segudang' janji politik, cukup empat pilar saja seperti yang diumbarkan pasangan Lukman Edy-Suryadi Khusaini.

Menurut dia, sejauh ini partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam Pilkada terus mengalami pemerosotan cukup tajam.

"Diambil contoh saja ketika Pemilihan Wali Kota Pekanbaru beberapa tahun lalu. Pada putaran kedua, terbukti jumlah pemilih atau suara drastis menurun," katanya.(fzr)