PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus mengintai wilayah Pulau Sumatera. Hingga pemantauan terbaru pada Minggu (1/11/2026), ratusan titik panas atau hotspot masih terdeteksi menyebar di berbagai provinsi, dengan Provinsi Riau turut menyumbang belasan titik.

Data rekaman satelit yang dihimpun hingga pukul 23.59 WIB menunjukkan adanya 240 titik panas di seluruh Sumatera. Dari angka tersebut, sebaran terparah didominasi oleh wilayah bagian selatan pulau.

"Sumatera Selatan mencatat sebaran terbanyak dengan 118 titik, disusul Bangka Belitung 43 titik dan Jambi 39 titik," urai Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira Mawaddah.

Sebaran Sebelas Hotspot di Wilayah Riau

Sementara itu, khusus untuk wilayah Provinsi Riau, sensor satelit mendeteksi kemunculan 11 titik panas yang tersebar di tujuh wilayah kabupaten dan kota. Kabupaten Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan kemunculan titik panas paling banyak dibandingkan daerah lainnya.

Berikut adalah rincian peta sebaran 11 titik panas di Provinsi Riau hari ini:

  • Kabupaten Indragiri Hilir mendeteksi sebaran terbanyak dengan 3 titik panas.
  • Kabupaten Pelalawan menyumbang 2 titik panas.
  • Kota Dumai turut mencatatkan 2 titik panas.
  • Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hulu masing-masing terpantau 1 titik panas.

Meski Riau menyumbang belasan titik panas, wilayah ini juga tengah diwarnai dinamika cuaca berupa potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah kabupaten. Kondisi presipitasi alami ini diharapkan mampu menekan potensi meluasnya titik api di lahan-lahan yang rentan terbakar. ***