
DUMAI, GORIAU.COM - Pemerintah Kota Dumai bakal mengoperasionalkan Pelabuhan Penum yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat pada tahun 2014 mendatang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Taufik Ibrahim kepada Goriau.com Jumat (23/8/13), sebelumnya instansinya melakukan rapat terkait persiapan pengoperasional Pelabuhan Penumpang. Pertemuan itu awalnya hanya sebatas menerima masukan dari sejumlah instansi terkait.
"Pemko Dumai berupaya untuk dapat mengoperasionalkan pelabuhan penumpang tersebut. Berkenaaan dengan itu, diperlukan berbagai kesiapan," katanya.
Menurutnya persiapan yang harus digesa nantinya sehingga mencapai target untuk pengoperasian pelabuhan bisa tercapai,berupa bangunan fisik pada sisi darat pelabuhan.
"Bangunan yang diperlukan untuk itu adalah terminal penumpang dan perkantoran. Selain itu, juga harus disiapkan standar prosedur operasi. Berkenaan dengan hal ini, dalam rapat nantinya juga dibicarakan terkait pembentukan tim untuk membuat prosedur operasionalnya," jelasnya.
Sejauh ini, kata Taufiq, Pemko berupaya agar pada 2014 nanti, pelabuhan penumpang tersebut sudah dapat dioperasionalkan. Oleh karenanya dibutuhkan sejumlah masukan dari sejumlah instansi terkait.
"Rapat yang dilakukan itu sebagai pertemuan permulaan, tentunya kedepanya juga akan dilakukan pertemuan-pertemuan serupa yang membahas tentang kesiapan dan juga progres dan hal yang dibutuhkan. Kita akan melakukan rapat lagi," jelasnya.
Nantinya, kata Taufiq, pihak dari konsultan juga akan mempresentasikan tentang konsep pelabuhan dan tahapan pembangunan yang harus dikerjakan. Disamping juga menyusun standar operasionalnya seperti siapa yang mengerjakan apa dan seperti apa prosedurnya.
Meskipun direncanakan tahun depan, diakuinya pembangunan pelabuhan belum juga selesai secara menyeluruh. Sebab disesuaikan dengan tahapan kucuran anggarannya sehingga dilakukan secara bertahap.
"Walau begitu, pada saat operasionalnya nanti, berbagai hal yang dibutuhkan untuk proses operasionalnya sudah tercukupi. Saat ini, gedung baik untuk terminal dan perkantoran tersebut baru terlihat pondasi dan tiang-tiang yang merupakan tahap pekerjaan tahun 2011 lalu dengan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar," katanya.
Sedangkan tahun ini, tambah dia, akan dilanjutkan penyelesaianya.Untuk pembangunan terminal penumpang anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 5,4 miliar dari APBD Kota Dumai."Dengan dana yang ada tersebut, kita juga belum dapat menyelesaikan gedung sampai selesai sesuai dengan desain yang telah dibuat. Sedangkan untuk pembangunan perkantoran juga sudah ada anggaranya dari APBN yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp 3 miliar," pungkasnya.
Dana tersebut juga belum dapat menyelesaikan gedung perkantoran secara menyeluruh dan akan dilanjutkan pekerjaanya pada tahun mendatang."Seharusnya gedung terminal penumpang dan perkantoran ini adalah tanggung jawab Pemko Dumai. Namun karena keterbatasan anggaran kita mengadu ke provinsi dan diusahakan sehingga dikucurkan dari APBN," tutupnya.(egy)