SELATPANJANG - Ambisi mengharumkan nama daerah membara di dada 96 guru asal Kabupaten Kepulauan Meranti. Pahlawan tanpa tanda jasa ini resmi dilepas untuk bertarung membawa bendera daerah dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Riau 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Siak.

Pelepasan kontingen pendidik tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, Asmar di kediaman dinasnya, Selasa (22/9/2026). Dalam arahannya, Asmar tidak sekadar menuntut raihan medali, tetapi justru menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan warganya selama perjalanan menuju lokasi pertandingan.

Ia secara khusus mewanti-wanti para peserta yang memilih berkendara menggunakan sepeda motor lintas daerah agar sangat disiplin mematuhi aturan berlalu lintas.

"Setiap menggunakan sepeda motor roda dua, tolong pakai helm. Mau ke mana pun, biasakan menggunakan helm yang sesuai standar," tegasnya mengingatkan rombongan.

Selain urusan keselamatan fisik, para peserta yang menjadi cerminan wajah pendidikan Meranti ini diminta untuk menjaga etika dan tata krama selama berada di daerah orang. Asmar menilai, kekompakan antaranggota tim dari Kecamatan Tebing Tinggi, Tasik Putri Puyu, Pulau Merbau, hingga Rangsang merupakan modal utama sebelum terjun ke arena kompetisi.

"Jaga nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti, junjung tinggi sportivitas dan fair play. Jaga perilaku, tingkatkan kekompakan dan kepedulian antar kontingen," pesannya.

Kesiapan tim untuk berlaga di tingkat provinsi juga dipastikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Kepulauan Meranti, Alfian Husein, MPd. Ia menyebutkan seluruh delegasi telah menjalani masa persiapan matang guna menghadapi 11 cabang perlombaan yang dipertandingkan. Para peserta ini memikul harapan besar masyarakat pulau sagu untuk tampil maksimal.

Melihat kesiapan tersebut, Asmar menaruh optimisme tinggi terhadap daya saing para guru Meranti. Sebuah target ambisius namun realistis pun dipatok agar kontingen tidak pulang dengan tangan kosong dan mampu menorehkan sejarah baru di ajang tingkat provinsi tersebut.

"Mudah-mudahan kita dapat meraih juara pertama. Kalau belum, minimal bisa masuk tiga besar," pungkasnya. ***