PEKANBARU, GORIAU.COM - Tidak mandirinya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Riau membuat banyak pihak malas bicara perkembangannya. Bukan saja masyarakat umum, kalangan anggota DPRD Riau pun tak bersemangat membicarakannya.

Seperti yang terungkap saat GoRiau.com mewawancarai anggota Komisi B DPRD Riau, Ramli FE, Senin (23/9/2013). Meski membidangi BUMD, Ramli mengaku malam membicarakannya.

''Ya, dari dulu BUMD kita seperti itu, tiap tahun minta tambahan dana, kalau kita ngomong, malah disalahartitikan,'' ujar Ramli dengan nada rendah.

Menurutnya, BUMD sejak didirikan belum memberi manfaat nyata bagi masyarakat maupun daerah, padahal potensi bisnis di Riau sangat tinggi. ''Justru yang mengenal potensi Riau itu orang dari luar, BUMD kita justru tidak, umumnya berharap dari pemerintah daerah, jadi tak usah dibahas lagi, ya begitulah BUMD kita,'' ujarnya.

Idealnya, tambah Ramli, BUMD menjadi solusi dalam rangka menggali potensi daerah sehingga bermanfaat untuk masyarakat maupun pemerintah. ''Bukan seperti sekarang, program kemasyarakatan pun tak ada, dan keuntungan untuk daerah juga tak sebanding,'' tutupnya. ***