
PEKANBARU, GORIAU.COM - Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tampak 'kocar-kacir' menghadapi massa yang berdemonstrasi memperingati hari anti korupsi di depan pintu gerbang utama Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Senin (9/12/2013).
Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Riau Anti Korupsi (Forak) mulai bertindak anarki dengan mendobrak gerbang besi pintu utama Kantor Gubernur Riau.
Hasil pantauan, ada belasan massa yang terdiri dari berbagai organisasi tersebut mencoba merusak pagar besi dengan mendorong dan menendang secara bersama-sama. Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian melakukan penghalauan dengan menahan pintu pagar yang nyaris rubuh.
Petugas tampak 'kocar-kacir' karena massa yang tadinya tanpa pengawalan, tiba-tiba bertindak anarki dengan mendorong dan menendang pintu gerbang tersebut. Tidak sempat terjadi benturan fisik antara kedua kubu, namun perkataan memaki terlontar dari kelompok demonstran secara berulang.
Petugas kepolisian kemudian mencoba melakukan negosiasi kepada seorang koordinator aksi yang terus berorasi menuntut penegakan hukum untuk para koruptor yang didominasi para pejabat daerah. "Riau harus bebas dari korupsi. Di hari anti-korupsi ini kami meminta kepolisian, kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera menangkap dan menghukum para koruptor yang bersembunyi di gedung ini," kata Suyeni selaku koordinator dalam aksi tersebut.
Unjuk rasa massa Forak tersebut adalah dalam rangka memperingati hari anti-korupsi sedunia yang jatuh pada Senin (9/12/2013).
Aksi Forak sempat menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi, namun kemudian berhasil diantisipasi oleh aparat dari Kepolisian Lalu Lintas Polresta Pekanbaru.
Pada Hari Anti Korupsi kali ini, terdapat dua kelompok aktivis yang menggelaar aksi unjuk rasa. Selain Forak, massa dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga mendatangi Mapolda Riau untuk menyuarakan anti korupsi.
Pada dua peristiwa ini, tidak sempat terjadi kericuhan yang mengakibatkan bentrok fisik antara demonstran dengan petugas keamanan. Dua kubu massa tersebut membubarkan diri dengan damai sambil berjalan di sepanjang satu kilo meter di sekitar lokasi aksi.(fzr/ant)