TELUK KUANTAN – Kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang sopir truk tronton bermuatan batu bara di Jalan Lintas Teluk Kuantan–Kiliran Jao, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi, Rabu (11/2/2026). Truk roda sepuluh tersebut diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menikung menuju jembatan hingga terbalik dan menghantam besi pembatas.

Sopir kendaraan bernomor polisi BM 98XX WU tersebut, BS (43), dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terhimpit di dalam kabin truk yang ringsek. Korban diketahui merupakan warga Pasar Baru Desa Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Kapolsek Kuantan Mudik, Ridwan Butar Butar saat dikonfirmasi mengatakan, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Truk yang datang dari arah Kiliran Jao menuju Teluk Kuantan itu kehilangan kendali sesaat sebelum memasuki area jembatan di Desa Kasang.

"Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung memasuki jembatan, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan. Truk kemudian terbalik dan menabrak besi pembatas jembatan," ujarnya .

Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh warga sekitar bersama petugas kepolisian. Sekitar pukul 12.40 WIB, jenazah BS berhasil dikeluarkan dari reruntuhan kabin dan langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Lubuk Jambi sembari menunggu pihak keluarga.

Kapolres Kuantan Singingi, Hidayat Perdana, SH SIK MH melalui pihak Polsek Kuantan Mudik telah melakukan sejumlah langkah darurat di lapangan, termasuk mengatur arus lalu lintas dan mengamankan barang bukti di lokasi kejadian. Dampak kerusakan kendaraan dan fasilitas jembatan diperkirakan menimbulkan kerugian materil sebesar Rp50 juta.

Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Sumatera Barat tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para penyedia jasa transportasi dan pengemudi angkutan berat untuk lebih disiplin dalam memeriksa kondisi teknis kendaraan sebelum memulai perjalanan.

"Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk rutin melakukan pengecekan rem dan kelayakan kendaraan, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan tikungan tajam, guna mencegah kejadian serupa," tambahnya. ***