PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali membayangi warga Provinsi Riau seiring melonjaknya jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hingga Sabtu (5/9/2026) pagi, ratusan titik api tampak mengepung sejumlah kawasan pesisir timur yang berpotensi memperburuk kondisi udara kabur di wilayah tersebut.

Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru yang diperbarui hingga pukul 23.00 WIB malam tadi menunjukkan angka yang signifikan. Secara keseluruhan, Pulau Sumatera mencatatkan kemunculan 4.229 titik panas.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C mengungkapkan bahwa Riau turut menyumbang porsi yang cukup besar dalam peta sebaran hotspot regional hari ini.

"Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 111 titik. Disusul Indragiri Hulu dengan 97 titik dan Bengkalis sebanyak 46 titik," rincinya.

Sebaran Ratusan Titik Panas di Riau

Konsentrasi hotspot terbesar saat ini terpusat di wilayah pesisir timur hingga bagian tengah daratan Riau. Kondisi udara yang terpantau kabur hingga berawan dengan suhu maksimal mencapai 34 derajat Celcius menambah urgensi penanganan di lapangan.

Berikut rincian sebaran 346 titik panas di kabupaten dan kota se-Provinsi Riau:

  • Indragiri Hilir: 111 titik
  • Indragiri Hulu: 97 titik
  • Bengkalis: 46 titik
  • Siak: 31 titik
  • Kepulauan Meranti: 27 titik
  • Pelalawan: 26 titik
  • Dumai: 3 titik
  • Kampar: 2 titik
  • Pekanbaru: 2 titik
  • Kuantan Singingi: 1 titik

Sumatera Selatan Tertinggi di Sumatera

Dalam skala regional daratan Sumatera, tingkat kemunculan hotspot didominasi oleh wilayah bagian selatan. Sumatera Selatan berada di urutan teratas penyumbang titik panas terbesar pada akhir pekan ini.

Berdasarkan data satelit, berikut urutan provinsi di Sumatera dengan jumlah temuan titik panas:

  • Sumatera Selatan: 2.587 titik
  • Jambi: 539 titik
  • Bangka Belitung: 409 titik
  • Riau: 346 titik
  • Lampung: 200 titik
  • Sumatera Barat: 56 titik
  • Kepulauan Riau: 40 titik
  • Bengkulu: 34 titik
  • Aceh: 10 titik
  • Sumatera Utara: 8 titik
***