BENGKALIS, GORIAU.COM - Para pengguna jasa pelabuhan penyeberangan Ro-Ro Air Putih, Bengkalis kecewa dengan pelayanan yang diberikan. Pasalnya, kendaraan yang tidak ikut antri bisa seenak menerobos dan dibiarkan masuk tanpa ditegur sedikitpun oleh petugas.

Ceritanya, Selasa (17/12), sekitar pukul 16.00 WIB antrean kendaraan roda empat yang ingin menyeberang sudah panjang. Tidak kurang 10 mobil sudah antre lebih dari setengah jam di luar loket tempat penjualan tiket. Namun tiba-tiba sebuah mobil Innova BM 1595 JU menerobos masuk lewat jembatan timbang yang biasa digunakan truk atau mobil pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM). Kemudian menerobos kawat pembatas yang disediakan untuk antri kendaraan. Sekali lagi, meskipun hal ini jelas-jelas menyalahi ketentuan, tak ada satupun petugas yang menegurnya.

Selanjutnya, mobil Innova BM 1595 JU tadi berhenti di samping kendaraan lain yang sejak tadi memang sudah parkir dan antri di dalam. Ketika kendaraan-kendaraan yang ingin menyeberang dipersilahkan masuk, mobil Innova BM 1595 JU kembali menerobos tanpa peduli sedikitpun dengan pengguna jasa pelabuhan lainnya yang ada di belakangnya.

Melihat ketidaktertiban pelayanan di pelabuhan Ro-Ro Air Putih ini, salah seorang warga yang melihat langsung kejadian itu minta Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bengkalis bertindak tegas.

''Kalau yang tidak ikut antri memang bisa dan diperbolehkan menyeberang duluan, sebaiknya hal ini disosialisasikan. Kemudian, Pembatas antrian yang ada sebaiknya dilepas saja. Kalau dibiarkab seperti ini percuma dipasang. Tak ada gunanya,'' jelas Andi (46) warga Desa Senggoro yang saat kejadian itu juga ingin menyeberang, dengan nada sangat kesal.

Seperti Andi, hal senada juga disampaikan Yono (36) warga Desa Kelalapati. "Ke depan kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi. Kalau memang harus antri, ya mesti ikut antri. Termasuk untuk kendaraan dinas, karena ada juga kendaraan dinas yang 'nakal' dan tak mau ikut antre.jfk