PEKANBARU, GORIAU.COM - Demi menutup defisit Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2015, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan serapan APBD tahun ini mencapai 90 persen.

Realisasi tersebut bbukan tidak mungkin, setelah sempat menangguhkan sejumlah program pembangunan pada APBD Murni 2014, Pemprov Riau akan menggesa seluruh keterlembatan tersebut hingga akhir tahun ini.Namun, Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman, mengakatakan, target serapan APBD tahun ini yang mencapai 90 persen tetap melalui rasionalisasi anggaran."Kita menggesa serapan APBD hingga 90 persen bukan menggunakan anggaran sesukanya, tetapi telah melalui rasionalisasi anggaran, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang tidak tepat sasaran," kata Wagubri.Karena dikatakannya, Pemprov Riau memiliki tugas dan tanggung jawab jangka panjang untuk membangun Riau menjadi lebih baik ke depan. "Karena itu pembangunan yang menyentuh masyarakat sangat diprioritaskan," lanjut Wagubri.Untuk tahun 2015, Pemprov Riau mengusulkan prediksi anggaran sebesar Rp10,718 triliun yang terdiri dari Rp8,718 triliun dan belanja daerah mencapai Rp10,718 triliun.Dilanjutkannya, dalam rancangan itu akan ada defisit belanja daerah sebesar Rp2 triliun yang diharapkan akan dapat ditutupi dari sisa lebih penghitungan anggaran tahun 2014. ***