
PEKANBARU – Perhelatan Pekanbaru Job Fair 2026 mencatatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 4.090 pencari kerja memadati lokasi bursa kerja untuk mengejar peluang karier di berbagai sektor industri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, Minggu (21/6/2026), mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah pelamar paling signifikan terjadi pada hari kedua kegiatan, dengan catatan 2.006 orang. Mayoritas dari para pencari kerja tersebut merupakan lulusan perguruan tinggi yang berharap mendapatkan posisi terbaik.
"Sampai hari terakhir, hingga pada Jumat sore saja jumlah pelamar yang sudah mendatangi Pekanbaru Job Fair sudah lebih empat ribu orang," jelas Iwan.
Sebanyak 47 perusahaan turut berpartisipasi dalam ajang ini dengan menyediakan total 1.417 lowongan pekerjaan. Berdasarkan data panitia, sektor jasa keuangan menjadi bidang yang paling banyak membuka kesempatan kerja, diikuti oleh sektor jasa kemasyarakatan, perdagangan, serta industri pengolahan.
Iwan menuturkan, bursa kerja ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang penyerahan berkas lamaran, tetapi sebagai ruang pertemuan langsung antara pihak perusahaan dan kandidat. Format ini memungkinkan proses seleksi berjalan lebih efisien bagi kedua belah pihak.
"Pelamar bukan hanya menyampaikan lamaran, tapi bisa langsung interview. Maka kita berharap nanti semua lowongan bisa terserap," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, telah menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal penyerapan tenaga kerja lokal. Meski menargetkan penyerapan hingga seratus persen, pemerintah tetap realistis dengan menetapkan angka minimal 70 persen pelamar dapat diterima bekerja.
Agung secara khusus telah meminta seluruh perusahaan peserta untuk memprioritaskan pencari kerja yang mendaftar melalui bursa kerja ini. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota dalam menekan angka pengangguran serta memfasilitasi kebutuhan dunia industri akan tenaga kerja yang kompeten di Kota Pekanbaru.***