PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan tergolong masih kecil, yakni kurang dari 5 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Ini artinya, bahwa PAD yang ada di Kabupaten Pelalawan belum memberikan sumbangan 10 persen pada APBD Pelalawan.

"APBD Pelalawan tahun 2013 yang berjumlah Rp. 1,8 T seharusnya diimbangi dengan PAD 10 persen yang berjumlah 180 M. Namun karena PAD Pelalawan di bawah 5 persen, jadinya hanya mencapai kisaran Rp. 70 sampai Rp. 80 M saja," terang Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim dihadapan puluhan mahasiswa pada pelantikan Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI) di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangku Diraja Pangkalan Kerinci, Kamis (12/9/2013).

Marwan mengatakan karena hal itu maka dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD0 Pemda Pelalawan mempunyai terget capaian PAD hingga 10 persen 3 tahun ke depan. Karena itu, untuk mencapai target tersebut, paling tidak ada 3 point penting yang harus segera dilakukan evaluasi dan pembenahan sesegera mungkin.

"Diantaranya yakni peningkatan Indek Peningkatan Manusia (IPM) yang sekarang posisi 73 menjadi posisi 78,penekanan angka pengangguran yang 5,6 persen menjadi 6 persen.Selanjutnya mengurangi angka kemiskinan 12,8 persen yang ditargetkan pada 2016 paling tinggi 8 persen," ungkapnya.

Ditambahkannya, Pemda senantiasa melakukan terobosan agar APBD 2016 nantinya bisa mencapai 10 persen. Karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus sorotan Pemda karena melalui SDM yang handal maka mutu dan kualitas dapat dicapai.

"Untuk itu, berbagai program mulai dari Teknopolitan hingga pendidikan gratis dari SD hingga SMA dilakukan Pemerintah agar mempermudah masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Pelalawan," pungkasnya.(ilm)