
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin mengambil langkah tegas merespons krisis listrik di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu. Ia mengumpulkan jajaran pimpinan PLN dan perwakilan warga untuk menghentikan pemadaman berulang yang meresahkan masyarakat, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan darurat yang berlangsung di Aula Kantor Camat Merbau ini digelar demi mencari jalan keluar konkret. Pemadaman tak terduga selama dua pekan terakhir mulai mengancam stabilitas sosial dan berpotensi merusak barang elektronik milik warga.
"Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali, terutama saat beban puncak menjelang Magrib hingga malam hari," ujar Muzamil.
Di hadapan para pejabat kecamatan, desa, dan manajemen PLN, Muzamil menyoroti kualitas pelayanan yang menurun drastis. Ia menegaskan warga sudah menunaikan kewajiban membayar tagihan, sehingga berhak menikmati pasokan listrik yang stabil tanpa gangguan mati-hidup.
Untuk mencegah gejolak lebih luas, pemerintah daerah merumuskan sejumlah tuntutan mendesak kepada PLN:
"Kami meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada masyarakat. Informasi yang cepat dan jelas sangat penting untuk menjaga kondusivitas," tegasnya.
Menjawab desakan tersebut, Kepala PLN Selatpanjang, Roni Saputra memastikan perbaikan sedang dikebut. Suku cadang yang didatangkan langsung dari Medan telah dipasang, dan pihak PLN menargetkan sistem kelistrikan kembali pulih seratus persen malam ini. ***