
PEKANBARU, GORIAU.COM - Majelis Penasehat Partai (MPP) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau turun tangan menyelesaikan persoalan mosi tak percaya yang dilayangkan pengurus harian kepada Ketua dan Sekretaris DPW PAN Riau, Herliyan Saleh dan Herman Gazali.
Ketua MPP DPW PAN Riau, Djuharman Arifin kepada wartawan mengatakan upaya ini dilakukan sesuai dengan wewenang yang dimiliki MPP DPW PAN sesuai dengan Pasal 23 Anggaran Dasar (AD) dan Pasal 60 Anggaran Rumah Tangga (ART) PAN. ''Kami pada posisi netral, tidak memihak, dan mencarikan solusi demi kepentingan partai,'' ujarnya, Rabu (10/12/2014).
Djuharman mengaku sudah mengadakan rapat MPP DPW PAN Riau. Pihaknya juga telah meminta keterangan dari 25 orang pengurus harian yang menandatangani mosi tak percaya serta penerima mosi tak percaya Ketua DPW PAN Riau Herliyan Saleh. ''Kita memahami substansi dari mosi tak percaya. Tujuannya untuk perbaikan kinerja DPW PAN Riau,'' katanya.
Karena itu, pihak menyarankan kepada keduabelah pihak untuk berdamai (islah). Pihaknya juga berharap tidak ada pecat memecat, apalagi kepengurusan ini tak lama lagi akan berakhir. ''Namun kami hanya bisa menyarankan, tergantung kepada kedua belah pihak,'' ujarnya.
Menurut Djuharman, pihaknya lagi berupaya agar keduabelah pihak bisa bertemu dan mencarikan jalan keluar. Sudah ada titik terang dari keduabelah pihak. ''Kita akan upayakan dialog dalam penyelesaian,'' ujar mantan Ketua DPW PAN Riau ini.
Wakil Ketua DPW PAN Riau Fendri Jaswir yang ikut menandatangani mosi tak percaya itu menyambut baik uluran tangan MPP DPW PAN Riau. ''Kami menyambut baik dan menghargai upaya yang dilakukan MPP DPW PAN Riau. Karena itu kami telah memenuhi undangan mereka,'' kata mantan anggota DPRD Riau ini.
Menurut Fendri, sebelum mosi tak percaya dilayangkan dan diantar ke DPP PAN, pihaknya telah menceritakan persoalan ini ke MPP DPW PAN Riau. Pihak MPP DPW PAN Riau dan pengurus lainnya telah mencoba mengkomunikasikan dengan Ketua DPW PAN Riau Herliyan Saleh. ''Namun upaya dialog tidak disambut baik oleh Saudaraku Ketua DPW PAN Riau,'' ujarnya.
Alhasil, surat mosi tak percaya itu akhirnya diantar ke DPP dan MPP PAN di Jakarta. Sejauh ini DPP PAN belum merespon surat mosi tersebut. Padahal sebelumnya melalui Ketua DPP PAN Joncik Muhammad mereka berjanji akan mempelajari dan akan menurunkan tim ke Riau atau memanggil ke Jakarta. ''Namun demikian kami menyambut baik upaya yang dilakukan MPP DPW PAN Riau,'' ujarnya. ***