PEKANBARU, GORIAU.COM - Sabtu (24/8/2013) siang, perlakuan tidak menyenangkan kembali diterima wartawan yang sedang meliput di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau. Kali ini datang dari Kepala Sub Bagian Umum dan Logistik, Khairul Fahmi.

Saat itu, Wide salah seorang wartawan TVRI sedang mengambil gambar kedatangan LSM BPPK RI yang mempertanyakan legalitas Komisioner KPU Riau. Kehadiran LSM BPPK RI langsung diterima Khairul Fahmi dan Abdul Rohim selaku juru bicara meminta kejelasan mengenai kapan surat tersebut ditanggapi.

Namun, Khairul Fahmi dengan suara yang lantang dan emosi langsung mengatakan tidak bisa memberikan kepastian. Karena, dia tidak memiliki legalitas tentang jawaban surat tersebut. Rohim terus mendesak, dan terjadilah perdebatan.

Dengan penuh emosi, Khairul Fahmi langsung menunjuk Wide yang sedang menyorotnya. Ia merasa tidak diterima kalau ada wartawan. "Ini apa lagi kamera, ni," katanya.

Wide dan wartawan lainnya tidak terima dengan perlakuan tersebut dan langsung menghampiri Khairul Hadi. "Kami ini sedang bertugas, ngapain Anda nunjuk-nunjuk seperti itu," katanya.

"Apa maksud anda berbicara seperti itu?," tanya Wide lagi. Ketegangan terjadi antara Wartawan dan Khairul Fahmi. Beberapa wartawan mencoba menengahi pertikaian tersebut.

"Saya akan tuntut Anda, jika tidak minta maaf sama TVRI," sesal Wide.