PEKANBARU, GORIAU.COM - Mardjan Ustha mengaku mantap untuk maju sebagai calon Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) 2015, lebih kepada mengangkat derajat kaum petani di negeri jalur yang sampai saat ini masih belum mendapatkan kesejahteraan.

Sebagai mana diketahui, Mardjan merupakan calon pertama di Kuansing yang telah mendapatkan perahu PKB, PBB dan PKPI berpasangan dengan Muslim, setelah ketiga partai menyatakan dukungan.

Kepada GoRiau.com dihubungi dari Pekanbaru, Rabu (6/5/2015), mengatakan, sebagai anak petani karet yang lama bergelut sebagai salah satu direktur di PTPN V Riau, para petani adalah hal yang pertama jadi pokok pikirannya maju di Kuansing.

"Kuansing ini sebagian besar penduduk adalah petani karet, kalau kita lihat sekarang ini, harga karet jauh di bawah nilai ekonomi petani, inilah yang mengganggu pikiran saya selama ini, sehingga memutuskan diri maju di Kuansing," kata putra kelahiran Baserah 28 September 1960 tersebut.

Sebagai seorang yang ahli dibidang perkebunan, alumni Institut Pertanian Bogor ini sudah bertekad mengembalikan kejayaan ekonomi para petani yang ada di tanah kelahirannya, Kuansing.

"Oleh karena itu, sekarang saatnya saya ingin mengembalikan kejayaan para petani kita, salah satunya dengan ikut andil mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Kuansing," ungkapnya lebih jauh.

Ia menyadari, kondisi ekonomi petani karet di Kuansing saat ini cukup memprihatinkan. Saat ini, harga satu kilogram karet tidak lagi cukup untuk membeli sekilo beras. Sementara, mata pencaharian masyarakat hanya bertopang kepada hasil pertanian, terutama petani karet.

Jika rakyat memberikan mandat kepada dirinya untuk memimpin Kabupaten Kuansing, sektor pertanian merupakan program yang utama akan dibahasnya di peemrintahan nanti, baik sektor hulu maupun hilir. "Saya bertekad menaikkan harga komoditi karet ini, satu kilo karet sama dengan satu kilo beras. Masyarakat Kuansing harus sejahtera," ucap pria yang terakhir mengabdi di PTPN VII Lampung itu.

Memegang filosofi tiga tungku sejarangan, Mardjan yakin mampu berbuat yang terbaik untuk Kuansing kedepannya dengan menggandeng Muslim yang berpengalaman di dunia perpolitikan di Kuansing sebagai wakil.

"Pak Muslim ini kan orang politik, kalau saya orang bisnis, nanti ada birokratnyan jadi tiga tungku sejarangan ini, kami ingin memadukan dan bersinergi membangun Kuansing kedepan," lanjut Mardjan.

"Kami ini pasangan apa adanya, inilah kami, mudah-mudahan diterima masyarakat," pungkasnya.(rul)