
PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Bukit Raya, alami tindak penganiayaan oleh suaminya. Ia ditampar, diludahi, ditendang, bahkan pipinya disulut dengan puntung rokok. Ini disebabkan karena si suami merasa kesal usai dipergoki sang istri saat tengah memadu kasih bersama wanita lain di dalam kamar.
Sangat diluar kemanusiaan ulah yang dilakukan Ujang (40) terhadap istrinya Upik (nama samaran,red). Awal mula kasus ini sejak beberapa bulan lalu, dimana Upik mencium aroma perselingkuhan suaminya dengan wanita lain. Bahkan Ujang sering bertemu wanita tersebut diluar sepengetahuan sang istri.
Lalu puncaknya, Senin (4/5/2015), Upik melihat suaminya tengah berada didalam kamar bersama wanita yang diketahui berinsial M. Sontak Upik marah. Sempat dia mempertanyakan kenapa M berada di kamar. Bukannya merasa berasalah, Ujang malah mencaci maki istrinya. Ia juga meludahi dan menampar wanita yang sudah memberikannya anak. Dan yang paling menyakitkan, Upik sempat disulut api rokok di pipinya.
Keesokan harinya, Selasa (5/5/2015), Upik melihat sang suami tengah berkemas baju. Penasaran dia pun menanyakan apa yang hendak dilakukan Ujang. "Saya malah ditarik, disuruh naik motor. Setibanya di dekat pos ronda, dada saya dipukul, dan ditendang," kata Upik saat membuat laporan di Mapolsek Bukit Raya.
Tak kuat menahan semua perbuatan itu, Upik pun akhirnya memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Secara resmi, Upik membuat laporan polisi ke Mapolsek Bukit Raya, dengan harapan agar suaminya dapat ditindak dan diproses.
Terkait ini, Kapolsek Bukit Raya Kompol Khaidir Bochy, melalui Kanit Reskrim AKP Arry Prasetyo, membenarkan laporan tersebut. "Kita masih melakukan penyelidikan, dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," terangnya.
Bahkan pengakuan korban kepada polisi, tindakan KDRT oleh suaminya Ujang sudah sering ia alami. "Ada beberapa bekas memar di tubuh terlapor. Setelah ini kita akan memeriksa terlapor," tukas Arry. (had)