PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman memaknai kata mutiara terkenal Ir Soekarno yaitu "Beri aku 1.000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia" sebagai bentuk motivasi yang mendalam.

(Baca Juga: 64 Persen Penduduk di Indonesia Berusia Produktif, Gubernur Riau: Kita Bisa Melesat Jadi Negara Maju)

"Tidak perlu menunggu bonus demografi untuk memajukan negara ini. Bung Karno sudah membuktikannya. Kita hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang mempunyai visi dan misi yang jelas," ungkap Andi Rachman kepada GoRiau.com usai memperingati Hari Sumpah Pemuda ke -88 di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (28/10/2016).

(Baca Juga: Banggakan Rio Haryanto hingga Owi-Butet, Andi Rachman Ingin Pemuda di Riau Bangkit Mengukir Prestasi)

Ia pun memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pemuda-pemudi hebat untuk bangkit menaklukkan dunia. Baik dari segi pendidikan, industri maupun diplomasi.

Ditambahkan Andi Rachman, jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa dalam mulai tahun 2020 sampai 2035.

"Memanfaatkan bonus demografi, penduduk usia produktif harus kita bekali dengan kompetensi. Sehingga kedepannya, Sumber Daya Manusia (SDM) kita mumpuni untuk bersaing dengan negara lain dan membangun daerahnya," tutup Andi. (adv/rat)