PEKANBARU, GORIAU.COM - Serbuan kabut asap ke beberapa daerah di Riau termasuk Pekanbaru membuat cemas penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII. Ketua Umum PB PON yang juga Gubernur Riau HM Rusli Zainal akhirnya memerintahkan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk meminimalisir bencana tersebut, salah satunya dengan meningkatkan pembuatan hujan buatan.

"BNPB daerah dan pusat harus melakukan langkah dengan membuat hujan buatan. Kita ingin pelaksanaan PON terbebas dari asap,'' ujar Rusli Zainal kepada wartawan, Selasa (4/9/2012).

Kabut asap telah melanda sebagian besar daerah Riau dan dampaknya jarak pandang sangat kecil dan mengganggu penapasan. Kondisi ini akan sangat berbahaya jika terjadi saat atlet mengikuti pertandingan.

Dari data Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau, tanggal 2 September 2012 jumlah hotspot di Sumatera tercatat sebanyak 260 tittik. Dari jumlah tersebut 44 titik diantaranya berada di Provinsi Riau dan tersebar di delapan kabupaten. Delapan kabupaten yang terdeteksi adalah Bengkalis satu titik, Inhil 11 titik, Inhu 5 titik, Kampar 3 titik, Pelalawan 17 titik, Rokan Hilir dua titik, Kuantan Singingi tiga titik, dan Siak dua titik.

Menurut Rusli sesuai pantauan Dinas Kehutanan, kabut asap yang menyerang Riau berasal dari provinsi tetangga seperti Jambi, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. (nti)