PEKANBARU, GORIAU.COM - Ketiga pegulat Riau yang turun pada hari pertama Kejurnas Gulat antar PPLP yang berlangsung di Bengkulu, Jumat (25/10/2013) hanya mampu merengkuh satu medali perak atas nama Yogi Ismemed di kelas 54 kg.

Sementara medali emas di kelas ini direngkuh pegulat asal Bengkulu atas nama M Haidar. Kemudian medali perunggu diraih pegulat asal Sumatera Utara. Kemudian dua pegulat Riau lainnya atas nama Paud Simarmata (58 kg) dan Hendro Sastro (63 kg) hanya bertengger di peringkat keempat.

Dengan hasil tersebut, target satu medali emas Riau dari nomor Gaya Greco dipastikan gagal. Hasil mengecewakan ini cukup dirasakan Pelatih Gulat PPLP Dispora Riau, Yudha Septia Nugraha. "Kita kecewa dan kurang puas dengan start ini," kata Yudha.

Dirinya berharap hasil positif akan didapat pada atletnya yang akan berlaga besok di kelas Gaya Bebas. Karena untuk Gaya Greco dihabiskan hari ini. "Kita harus menyusun strategi untuk besok di Gaya Bebas, karena masih banyak nomor pertandingan yang tersisa," kata Yudha.

Adapun pada pertandingan besok, Riau akan menurunkan empat pegulatnya atas nama Al Ihzan (50 kg), Jeri Setiawan (54 kg), Diki Hilmi (58 kg) dan Yogi Surahman (46 kg). "Mudah-mudahan hasil positif bisa mereka berikan untuk Riau besok," harap Yudha.

Sebelumnya pada kelas Gaya Greco, Yogi Ismemed menjadi andalan Riau dalam rengkuhan medali emas. Karena memang dirinya juga berhasil menyumbang medali bagi Kontingen Riau pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII di Jakarta di kelas 50 kg.

Namun jelang pertandingan, Panitia Pelaksana Kejurnas menetapkan kenaikan kelas pertandingan. Jadi Yogi Ismemed yang turun di kelas 50 kg dipaksa naik ke kelas 54 kg. Hal serupa juga terjadi kepada Paud Simarmata 54 kg yang harus naik kelas ke 58 kg dan Hendro Sastro dari 58 kg naik ke 63 kg.(tri)