ABUJA – Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid saat jamaah berkumpul untuk melaksanakan shalat di negara bagian Kaduna, barat laut Nigeria, pada Jumat (1/9/2023) malam.

Dikutip dari Republika.co.id, juru bicara kepolisian Kaduna, Mansur Haruna mengatakan, sedikitnya tujuh jamaah wafat akibat serangan brutal tersebut.

"Serangan itu, yang terjadi di desa Saya yang terpencil di wilayah pemerintah daerah Ikara, terjadi pada Jumat malam ketika jamaah sedang berkumpul untuk shalat," kata Haruna.

Dua orang lainnya yang terluka dalam serangan itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Seorang warga desa, Haruna Ismail, mengatakan kepada Reuters, lima orang ditembak di dalam masjid saat shalat dan dua lainnya ditembak di tengah komunitas desa.

Sekelompok pria bersenjata lengkap telah menimbulkan kekacauan di wilayah barat laut Nigeria dalam tiga tahun terakhir. Mereka menculik ribuan orang, membunuh ratusan orang, dan membuat situasi tidak aman di beberapa daerah untuk bepergian melalui jalan darat atau bertani.

Serangan-serangan tersebut telah membingungkan pasukan keamanan Nigeria yang kewalahan memerangi pemberontakan ekstremis yang telah berlangsung selama 14 tahun di wilayah timur laut.

Kerap terjadi bentrokan antara penggembala dan petani yang penuh kekerasan dan bentrokan sektarian di wilayah tengah, serta meningkatnya serangan oleh kelompok separatis di wilayah tenggara.***