PEKANBARU – Tuntasnya pembangunan ruas Jalan Pujud-Jhonson menjadi dambaan masyarakat Riau khususnya masyarakat Rohil bahkan para pengusaha kebun kelapa sawit serta pengusaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Kabar baiknya, pada APBD Perubahan, DPRD Riau telah menganggarkan pembangunan ruas jalan sepanjang sekitar 25 Km tersebut hingga tuntas.

"Ruas Jalan Pujud-Mahato sudah clear, yang belum clear itu ruas Jalan Pujud-Jhonson, Alhamdulillah sudah dianggarkan di APBP Perubahan 2024 sebesar Rp87 miliar, sumber dananya sebagian besar dari Dana Bagi Hasi (DBH) sawit," kata Husaimi Hamidi, Kamis (5/9/2024).

Saat mengajukan anggaran tersebut pada rapat Banggar dengan TAPD jelas Husaimi banyak yang bertanya kenapa DBH sawit ini sebagian besar untuk pembangunan ruas jalan yang berada di Rohil tersebut," Namun saya jelaskan ruas Jalan Pujud-Jhonson tersebut adalah ruas jalan yang terpadat yang dilalui kendaraan CPO, buah sawit, cangkangnya dan lainnya, jadi sesuai dengan instruksi pusat kita fokuskan disitu," ujar Husaimi.

Diterangkan politisi PPP ini, pembangunannya akan dimulai oleh PUPR PKPP Riau melalui rekanan setelah APBD P 2024 ketuk palu dan jika tidak tuntas akan diluncurkan pada tahun 2025.

DBH sawit yang diterima Provinsi Riau tahun 2024 lanjut Husaimi sebesar Rp97 miliar dan 70 persennya diperuntukkan pembangunan infrastruktur jalan industri sawit sedangkan untuk infrastruktur jalan petani dianggarkan oleh Kabupaten yang sumbernya juga dari DBH sawit," Jadi DBH sawit itu dibagi oleh pemerintah pusat ke provinsi dan kabupaten penghasil sawit," terangnya.

"Pembangunan ruas jalan ini adalah hadiah terakhir dari kita sebagai anggota DPRD Riau selama 10 tahun, mudah-mudahanlah ruas Jalan Pujud-Mahato-Dalu-dalu Rohul bisa tuntas tahun depan dengan demikian harga sawit juga bisa terdongkrak harganya, hari ini saja di Pujud hargnya Rp2600/Kg," tutup Husaimi yang pada Jumat (6/9/2024) habis masa jabatannya selaku anggota DPRD Riau. ***