PEKANBARU, GORIAU.COM - Bakal Calon Gubernur Riau H. Jon Erizal, SE, MBA, kembali tampil dalam Seminar Wirausaha yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Matematika, Universitas Riau (Unri) di aula kampus FMIPA Unri, Panam, Pekanbaru, Riau Minggu (28/4/2013) lalu. Selama dua jam, pengusaha nasional itu menggenjot semangat wirausaha mahasiswa dan alumni Jurusan Matematika FMIPA Unri.

Selain Jon Erizal, seminar setengah hari ini juga menampilkan H. Hendry Munief SE, Ak, MBA, pakar dan praktisi dunia usaha. Acara itu juga dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si, yang juga alumni Matematika FMIPA Unri. Walaupun eksakta, baik mahasiswa maupun alumni Matematika Unri, bersemangat mengikuti seminar kewirausahaan tersebut.

Jon Erizal mengatakan jiwa wirausaha sebenarnya sudah ada pada diri kita masing-masing. Namun jiwa tersebut harus dimunculkan dan diasah sehingga terbangun menjadi seorang wirausahawan. Tidak menjadi soal, apakah dia seorang yang berlatar belakang pendidikan eksakta, sosial atau ekonomi. ''Semuanya dapat mengembangkan jiwa wirausaha masing-masing,'' ujarnya.

Bakal Cagubri yang diusung PAN dan PKS itu memberikan contoh seorang yang berlatarbelakang matematika. Dengan ilmu yang dimilikinya dapat menjadi seorang guru, dosen atau peneliti. Namun dengan pekerjaannya itu, dia bisa membuka usaha konsultan, les privat, bimbingan belajar, atau menjual computer dan lain-lain. ''’Artinya, ilmu tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha,'' tuturnya.

Yang penting, kata Jon Erizal, sebelum memulai wirausaha harus bisa membaca peluang di sekitar kita. Tidak perlu berpikiran muluk-muluk namun tidak dapat dilaksanakan. Mulailah dari potensi yang ada di dalam diri kita dan di lingkungan kita. Misalnya, kalau kita berada di kompleks mahasiswa, mulailah dengan menjual kebutuhan mahasiswa seperti beras, gula, kopi, dan sebagainya.

Pembicara lain, Hendry Munief mengatakan inteligensia (tingkat pengetahuan) tidak menjamin seseorang berhasil dalam berwirausaha. Yang menjamin adalah keberanian untuk memulai dan membaca peluang yang ada. ''Untuk menjadi wirausahawan harus dimulai, tanpa memulai tidak akan jadi-jadi,'' ujarnya. (rls)