DUMAI, GORIAU.COM - Untuk menguatkan fungsi pramuka di Kota Dumai, Pemko memberikan lahan pinjam pakai seluas 2 ha untuk penataan bumi perkemahan. Rencananya, hari ini Sabtu (21/9/2013) bumi perkemahan Muda Kirana yang terletak di Bagan Besar itu akan diresmikan penggunaannya sejalan dengan adanya kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang diikuti oleh tujuh kwartir ranting.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Dumai, Amiruddin, mengatakan perkemahan perdana itu sebagai bentuk ujicoba dengan peserta terbatas. Selain diikuti tujuh kwartir ranting, juga akan mnengikutsertakan tiga saka, yaitu Saka Bahari, Saka Bhayangkara dan Saka Wira Kartika..

''Setiap kwartir ranting mengutus 8 pramuka putra dan 8 putri, dittambah pengurus ranting dan andalan cabang. Karena ini perdana, atau pembukaan bumi perkemahan kita, maka peserta dibatasi dulu," ujar Amiruddin.

Lebih lanjut dia mengatakan, perkemahan itu juga akan diikuti satu tenda dari media massa. Sedikitnya, ada 10 wartawan dari media berbeda tercatat dalam peserta kemah tambahan.

''Alhamdulillah, rekan-rekan pers antusias ikut kemah bersama kita,'' katanya.

Dijelaskan Amiruddin, pembukaan bumi perkemahan itu untuk membangkitkan semangat gerakan pramuka, setelah lahirnya Undang-undang Nomor 10 tahun 2012 tantang Gerakan Pramuka.

"Melalui perkemahan ini perlu kita tingkatkan keterampilan anak-anak kita, demi kelangsungangenerasi penerus kita," katanya.

Ia berharap, setelah Persami, bumi perkemahan yang berada di hutan dengan titik koordinat tepat di tengah luasnya Kota Dumai, dapat dimanfaatkan oleh kwartir ranting untuk menggelar berbagai kegiatan. Tidak tertutup kemungkinan, pihak lain seperti pecinta alam juga boleh menggunakan lahan itu. Sebab, bumi perkemahan baru itu sudah dilengkapi fasilitas seperti WC umum, pandopo serta camp induk secara permanen.

"Kita juga akan mempromosikan kepada masyarakat kota untuk menikmati tempat ini karena ke depan akan dikelola secara bertahap. Dan Alhamdulillan juga sudah mendapat perhatian pihak swasta seperti adanya bantuan Gapura dari Chevron," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kota Dumai mempunyai banyak hutan yang bisa dikelola sebagai hutan kota. Namun, selama ini belum tergarap, sehingga masyarakat kekurangan tempat rekreasi.

"Melalui inilah, mudah-mudahan bisa menjadi pusat rekreasi juga. Kalau nanti dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat rekreasi di akhir pekan, kita akan lengkapi lagi fasilitasnya, seperti kantin, lalu kita tanami rumput," katanya. (aeg)