PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk pekebun kemitraan swadaya di Provinsi Riau kembali menunjukkan tren positif. Kenaikan harga ini ditetapkan dalam rapat tim Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Rabu (17/6/2026), yang berlaku untuk periode 17 hingga 23 Juni 2026.

Penetapan harga minggu ke-21 tahun 2026 tersebut tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 guna menjamin transparansi harga di lapangan.

"Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, kenaikan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp21,40 per kilogram atau mencapai 0,58 persen dari harga periode lalu," papar Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Vera Virgianti.

"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.696,32 per kilogram," tambahnya.

Faktor utama pendorong kenaikan harga TBS kali ini adalah menguatnya nilai jual Crude Palm Oil (CPO) di pasaran, kendati harga kernel sedang mengalami sedikit tekanan penurunan.

"Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,87 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp320,99 per kilogram dan kernel minggu ini turun sebesar Rp867,94 per kilogram dari minggu lalu," urainya.

Dalam proses perumusan nilai jual pekan ini, tercatat sejumlah pabrik kelapa sawit tidak melakukan transaksi penjualan. Menyikapi kondisi tersebut, tim menggunakan mekanisme harga rata-rata sesuai ketentuan yang berlaku agar petani swadaya tidak dirugikan.

"Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN," jelasnya.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat bertengger di angka Rp15.281,00 per kilogram, sementara harga rata-rata kernel KPBN berada di level Rp12.475,00 per kilogram.

Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan tata kelola penetapan harga komoditas andalan ini. Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Kejaksaan Tinggi Riau demi memastikan keadilan bagi semua pihak.

"Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra," ungkap Vera.

"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," sambungnya.

Rincian Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Riau Periode 17–23 Juni 2026

  • Umur 3 tahun: Rp2.856,94/Kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.189,70/Kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.426,64/Kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.559,74/Kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.639,61/Kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.684,06/Kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.696,32/Kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.656,22/Kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.593,10/Kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.520,83/Kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.438,68/Kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.376,54/Kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.325,46/Kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.307,10/Kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.278,61/Kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.224,70/Kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.185,16/Kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.094,77/Kg

Sebagai informasi pelengkap penetapan harga pekan ini, indeks K ditetapkan sebesar 92,87 persen, BOTL 0,48 persen, harga CPO Rp15.206,00 per kilogram, harga kernel Rp12.551,62 per kilogram, serta harga cangkang Rp26,09 per kilogram. ***