PEKANBARU - Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mempercayakan lini serang kepada duet Antonio Augusto Gamaroni dan Ilham Fathoni dalam laga lanjutan I.League Cup 2026/2027 menghadapi Bhayangkara Lampung FC. Keduanya masuk dalam starting eleven untuk pertandingan krusial Grup B Zona Barat yang digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Rabu (4/11/2026) malam.

Pada laga yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini, PSPS juga menyerahkan ban kapten kepada bek kanan andalan mereka, Alfin Ismail Tuasalamony. Kehadiran Alfin diharapkan mampu mengoordinasi barisan belakang dan memberikan motivasi lebih kepada rekan-rekannya di lapangan.

Untuk posisi penjaga gawang, Dicki Agung Setiawan terpilih sebagai tembok terakhir pertahanan skuad Askar Bertuah. Dicki akan dilindungi oleh kuartet bek yang terdiri dari Andik Rendika Rama, Muhammad Revan, Muhammad Zidan Khairullah Rahmadhany, serta sang kapten Alfin Tuasalamony.

Bergerak ke sektor gelandang, Misbakus Sholikin dan Muhammad Reza Kusuma didapuk untuk mengatur tempo permainan sekaligus menyeimbangkan transisi antara bertahan dan menyerang. Hamzah Depa dan Dimas Wicaksono Putra Rahman turut melengkapi formasi lini tengah, memberikan dukungan penuh bagi Gamaroni dan Ilham Fathoni yang bertugas merobek gawang lawan.

Sementara itu, dari kubu tim tamu, pelatih Bhayangkara Lampung FC, Oscar Bruzon, menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Penjaga gawang tangguh, Awan Setho Raharjo, dipercaya mengawal gawang The Guardian, sementara Wahyu Subo Seto didapuk sebagai kapten kesebelasan.

Lini belakang Bhayangkara akan diisi oleh deretan nama seperti Nehar Sadiki, Ferre Murari, I Made Andhika Pradana Wijaya, dan Frengky Deaner Missa. Di sektor sentral, Damianus Adiman Putra, Muhammad Ferarri, Ryan Kurnia, dan legiun asing Jefferson Brenes Rojas siap menguasai lini tengah, menyokong pergerakan Milan Ristovski yang diplot sebagai penyerang tunggal.

Pertarungan ini diprediksi berjalan sengit dan menjadi ujian pembuktian bagi PSPS di hadapan publik sendiri. Menjelang laga, Akhyar Ilyas menyampaikan optimisme mengenai peluang anak asuhnya untuk bersaing, meskipun menyadari kualitas mumpuni yang dimiliki oleh lawan yang berstatus sebagai tim elite kompetisi sepak bola nasional.

Di sisi lain, pelatih Bhayangkara, Oscar Bruzon, tidak meremehkan kekuatan tuan rumah. Ia mengakui tren positif yang sedang ditunjukkan PSPS dan menegaskan bahwa timnya datang ke Pekanbaru dengan kekuatan penuh demi mencuri poin. ***