MANDAH, GORIAU.COM - Kondisi jalan jerambah sebagai penghubung antar desa di Kuala Nibung, Desa Bantayan, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir, Riau sangat memprihatinkan. Bangunan yang terbuat dari bahan kayu ini sudah lapuk, berlubang hingga teraancam ambruk ke laut. Warga berharap adanya perhatian dari Pemkab Inhil.

Amsar, warga setempat mengatakan, jalan ini sebelumnya dibangun melalui dana kompensasi BBM. Namun karena bahan kayu, usianya tak bertahan lama. Jika dibiarkan, khawatir mengancam keselamatan warga yang melintas.

"Jalan ini sangat penting bagi kami sebagai penghubung. Maklum di daerah air pasang surut, kalau mengandalkan sungai, kegiatan kami terhambat juga. Seperti anak sekolah yang harus setiap hari lewat sinin," ujar Amsar kepada GoRiau.com yang berkunjung ke daerah ini.

Ia menyebutkan, tidak hanya jalan jerambah, jalan semenisasi yang menghubungkan desa Bantayan dengan Batangtumu juga sudah bertahun-tahun rusak parah dan tak bisa dilintasi kendaraan. "Kami sangat berharap kepada Bapak Bupati dan anggota dewan bisa memperhatikan keadaan kami di sini," pintanya.

Hal senada juga disampaikan Mehrani. Ibu rumah tangga ini merasa risau melihat kondisi jalan jerambah yang ada. Rusaknya jalan ini juga mengancam instalasi air ke rumah warga, sebab pipa air yang menemel bakal pecah. "Kami mohonlah perhatiannya. Sekarang kita lagi memeringati 70 tahun Indonesia merdeka, kami merasa belum juga merdeka," pungkasnya. (rul)