PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Pergantian tahun baru Masehi 2013 tinggal menghitung hari. Masyarakat Islam hendaknya memaknai tahun baru ini sebagaimana biasanya tanpa melakukan hal-hal yang mengandung kemungkaran. Namun menyambut tahun baru ini dengan meningkatkan rasa syukur dan kegiatan positif.

‘’Dalam ketentuan Islam memang tidak ada istilah sambut menyambut tahun baru, apalagi ini tahun baru Masehi yang notabenenya bukan dari ajaran Islam. Tapi paling tetap ingin disambut, sebagai muslim selayaknyalah kita menyambut dengan penuh kesyukuran bukan dengan prilaku maksiat yang mengandung kemarahan Allah SWT,’’ kata Ketua Majlis Dakwah Islamiyah (MDI) Kabupaten Pelalawan DR H Edi Iskandar,SAg, MPd, Jumat (28/12/2012). 

Kesempatan yang sama, Edi Iskandar yang juga Kasi Pendis Kantor Kemenag Pelalawan mengajak umat Islam dan generasi muda yang ada di daerah ini dalam menyambut tahun baru Masehi 2013 yang tinggal menghitung hari dengan melakukan hal-hal yang diridhai Allah. 

‘’Bisa saja menyambut pergantian tahun dengan zikir, sholat sunat dan menghadiri tausiyah keagamaan. Ya, jangan sempat pergantian tahn baru disambut dengan kegiatan maksiat dan kemungkaran,’’ ujarnya. 

Selama ini, lanjut Ketua MDI Pelalawan ini, tabiat dan kebiasaan buruk yang menimpa ummat tak hanya golongan tua tapi juga generasi muda menjadikan momen pergantian tahun untuk memuaskan nafsu dengan pesta minumn keras, mabuk-mabukan, balapan liar, pergaulan bebas, pesta seks dan lainnya. 

‘’Kalau perbuatan mungkarat ini yang dilakukan tentu akan mengundang murka Allah. Awalilah tahun baru ini dengan kegiatan yang mengundang keberkahan, paling tidak jika sedang libur berkunjunglah, pererat tali silaturrahmi dengan keluarga dan kerabat tetangga dan bukan pesta maksiat,’’ jelasnya. (kst)