DUMAI, GORIAU.COM - PT. Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai, mengabaikan panggilan rapat dari Dinas perhubungan (Dishub) Dumai, untuk hadir dalam sosialisasi pembangunan tiang portal, yang diperuntukan menghambat masuknya kendaraan bertonase berat, lewat jalan perkotaan pada Senin, (06/01/14) kemarin.


Pemasangan portal dipintu masuk Kota Dumai, tepatnya di simpang bundaran, Jalan Putri Tujuh, Kecamatan Dumai Timur sendiri hingga saat ini masih terkendala. Hal tersebut berupa adanya perusahaan yang tidak datang menghadiri rapat pertemuan, membahas pemasangan tiang portal yang diperkirakan akan berdampak terhadap perusahaan tersebut.


Salah satu perusahaan yang akan merasakan dampak dari pemasangan portal itu, adalah PT. Pertamina RU II Dumai. Namun, Dishub Dumai sudah 2 kali melayangkan surat undangan rapat kepada perusahaan BUMN itu. Sedangkan pihak Pertamina tidak mengirimkan satu orang pun perwakilannya untuk hadir dalam rapat tersebut, bahkan tanpa ada alasan.


Kabid Dal ops Dishub Dumai, Reinhard Ronald, kepada GoRiau.com, Senin, (06/01/14) mengatakan, ada beberapa perusahaan yang sudah dipanggil melalui surat undangan rapat yang dilayangkan Dishub Dumai sebanyak 2 kali, tapi tidak datang.

"Salah satu perusahaan yang tidak hadir adalah PT Pertamina, meski sudah 2 kali kita undang," ungkapnya.


Dijelaskan Reinhard, kedatangan pihak yang diundang sangat diperlukan. Sebab,pihaknya akan mensosialisasikan pemasangan tiang portal, untuk menghambat truk bertonase besar masuk ke wilayah perkotaan. Menurutnya, pemasangan ini akan berdampak terhadap bus Pertamina. Tapi, Pertamina sendiri tidak datang, dan tanpa pemberitahuan atas alasan ketidak hadirannya.


Ditambahkan Reinhard, sebab lain belum juga terpasangnya portal, dikarenakan Dishub Dumai ingin merangkul seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal. Agar nantinya setelah portal dipasang, jika ada gesekan yang dapat menimbulkan gejolak dan mengakibatkan terganggunya kekondusifan Kota Dumai.


"Direncanakan pada hari Rabu, (08/01/14), Dishub kembali akan mengundang seluruh instansi terkait, baik Polri, TNI, dan perusahaan, serta Pemko Dumai, untuk kembali disosialisasikan dan diikutsertakan nantinya dalam pemasangan portal yang direncakan oleh Walikota Dumai Khairul Anwar," tandasnya.(egy)