SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ada tiga alat berat, Peneumatic Roller, Asphalt Finisher, dan Tendem Roller, diparkir sembarangan di Jalan Banglas Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Selain mengganggu pengguna jalan, ketiga alat berat ini juga bisa merusak jalan.
Pantauan di lapangan, 3 alat berat itu diparkir di Jalan Banglas, dengan hanya diletakkan pembatas jalan (berbentuk krucut warna orange, red). Tiga alat berat ini cukup mengganggu pengguna jalan.
Padahal, selain sisi jalan itu menjadi kecil, jalan Banglas juga merupakan jalan sibuk aktivitas warga. Di lokasi parkir alat berat pula, sangat ramai anak-anak. Para pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi lokasi itu, kalau tidak bisa bertabrakan antara pengguna jalan.
Menanggapi adanya alat berat yang diparkir ini, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Lantas Akp Amir Husin mengatakan memang hal itu menyalahi aturan. Namun, menurut Amir Husin pula, dimana lagi alat itu akan diparkirkan, menjelang pengerjaan jalan selanjutnya.
Namun, setelah disampaikan kekhawatiran warga setempat akan menimbulkan dampak negatif entah itu tabrakan ataupun rusaknya jalan, Akp Amir Husin berjanji akan mengkomunikasikan dengan pihak kontraktor. "Saya hubungi dulu orangnya. Nanti saya kirim anggota ke sana," ujar Akp Amir Husin, Rabu (3/9/2015) sore.
Sekedar informasi, di lokasi terparkirnya 3 alat berat ini, kontur tanahnya sangat labil. Tanah itu tidak padat. Jangankan alat berat, untuk satu grobak berisikan pasir atau semen saja terasa goyangnya hingga 4 meter ke samping jalan. "Saya khawatir jalan itu akan pecah. Kan tanah di sini tidak padat," kata warga yang enggan namanya disebutkan itu.
(zal)