SELATPANJANG, GORIAU.COM - Duka baru saja menyelimuti keluarga Efendi Salim alias Apun (50) warga Jalan Alah Cik Puan Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti. Pasalnya, rumah kayu yang ditempati bersama keluarga hangus dan rata dengan tanah setelah dilalap api, Rabu (24/12/2014) dinihari sekitar pukul 02.35 WIB.

Awal mula kebakaran diketahui Sumiati alias Acin yang merupakan istri Apun. Waktu itu, sedang terlelap tidur, tiba-tiba Acin karena mendengar suara ledakan keras dari arah kedai miliknya, yang kebetulan berada di rumah tersebut. Lalu Acin bergegas menuju sumber suara yang membangunkan ia dari tidur itu.Tiba-tiba Acin terkejut bukan kepalang. Pasalnya, tidak hanya ada ledakan dari arah kedainya, Acin juga melihat kobaran api tepat dari sumber bunyi yang membangunnya dari tidur. Acin pun langsung membangunkan suami dan kedua anaknya yang sedang terlelap. Kemudian mereka berhamburan keluar rumah sembari meminta bantuan kepada tetangga untuk ikut memadamkan api yang melalap rumahnya.Oleh karena kebakaran itu dinihari, tidak ada tetangga Apun yang langsung bangun. Lalu Apun dan keluarga memadamkan api yang membakar rumahnya. Upaya pemadaman dengan alat seadanya itu tidak membuahkan hasil. Bukannya padam, api malah membesar dan menghanguskan rumahnya. Tidak lama setelah itu, barulah warga sekitar datang membantu dan memanggil pihak pemadam kebakaran. Sekitar pukul 03.15 WIB, api baru berhasil dipadamkan, dan ketika itu rumah Apun sudah rata dengan tanah.Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kapolsek Tebingtinggi Kompol Ade Rukmayadi SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/12/2014) membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di kediaman warga Selatpanjang Selatan itu. Kata Ade, kebakaran itu diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting."Saat kejadian, angin cukup kencang. Makanya dalam hitungan menit, rumah korban langsung rata terbakar. Api diperkirakan dari arus pendek listrik akibat korseleting," ujarnya.(zal)