BENGKALIS, GORIAU.COM - Pembuatan dokumen kontrak sangat penting karena memuat aturan main dan acuan dalam pelaksanaan pembangunan. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang kualified dalam pembuatannya.

Hal itu ditegaskan Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bengkalis, H Arianto ketika membuka Bimbingan Teknis Hukum Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang ditaja oleh Bagian Penyusunan Program Setdakab Bengkalis di Balai Diklat,Rabu (28/11/2012).

“Jangan main-main dalam pembuatan kontrak. Dokumen ini sangat penting sebagai acuan pelaksanaan pembangunan,” ingat Arianto.

Pada kesempatan itu Arianto juga mengharapkan kepada dinas maupun instansi jangan ada lagi dalam proses pembuatan kontraknya orangnya itu-itu saja, atau dengan kata lain hanya satu dua orang yang bisa membuat kontrak.

 

“Dampaknya pekerjaan bisa terlambat karena keterbatasan SDM untuk menyelesaikan kontrak dan hal ini sering dikeluhkan rekanan. Marilah kita berbagi ilmu dan pekerjaan, jangan orangnya itu-itu saja. Kalau dikerjakan secara bersama-sama, maka pekerjaan yang berat itu akan cepat selesai,” ingat Asisten.

Ditambahkan Arianto, selain memiliki kompetensi, aparatur pengelola pengadaan barang dan jasa juga harus memiliki etika dan moral yang tinggi serta memiliki dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebelumnya Ketua Panitia Bimtek, Bambang Irawan dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi para pengelola proyek/kegiatan di bidang pengadaan barang dan jasa.

Adapun narasumber bimtek ini, papar Kabag Penyusunan Program Setdakab Bengkalis ini, adalah dari Lembaga Kajian Indonesia (LKI) dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari. Jumlah  peserta sebanyak 40 orang yang berasal dari masing-masing badan, dinas, kantor, bagian dan unsur kecamatan,” ujar Bambang.

Acara pembukaan dihadiri Staf Ahli Bupati H Zulfan Heri, para kepala dinas dan badan, kepala bagian dan kecamatan. (jfk)