PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sampai saat ini, mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki intelektual dan intelegensia yang sangat tinggi. Karena itu, bangsa ini berharap besar pada mahasiswa dalam melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. Apalagi dalam era reformasi saat ini, mahasiswa masih menjadi tumpuan untuk senantiasa melakukan kontrol terhadap jalannya roda pembangunan di daerahnya masing-masing.

"Selain itu, yang terpenting lagi yang diharapkan adalah kontribusi pemikirannya dalam membangun Kabupaten Pelalawan yang kita cintai ini," kata Wakil Bupati Pelalawan, Drs H Marwan Ibrahim, saat memberikan di acara pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI) yang digelar di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja, Kamis (12/9/2013).

Marwan mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar para mahasiswa yang tergabung dalam IKMPI dapat menunjukkan karya nyatanya bagi daerah ini. Pasalnya, dalam konteks pembangunan di daerah ini, ada dua hal yang sangat menentukan maju mundurnya Kabupaten Pelalawan, dimana kedua hal tersebut tak bisa dipisahkan satu sama lain.

"Yang pertama adalah Sumber Daya Alam (SDA) yang harus dikelola secara maksimal, yang hasilnya bisa bermanfaat gunamensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat di daerah ini," tandasnya. Sehingga dengan begitu, sambungnya, Kabupaten Pelalawan dapat berdiri sejajar dengan kabupaten lainnya khususnya Provinsi Riau. Bukan cuma itu, pihaknya malah berharap ke depannya Kabupaten Pelalawan jsutru dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain.

"Dan yang kedua adalah Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah kita ini sendiri," katanya.Point ini, lanjutnya, dapat diartikan bahwa semua masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Pelalawan merupakansumber daya yang mempunyai hak dan kewajiban untuk memajukan daerah ini. Selain hal di atas, yang lebih spesifik lagi bahwa para mahasiswa merupakan sumber yang berpotensi sekali untuk dikembangkan.

"Dalam artian, tingkat kematangan dan kemampuan ilmu pengetahuan, dimana seorang mahasiswa dapat memberikan manfaat pada masyarakat, baik itu berupa karya nyata maupun tulisan. Karena sampai saat ini, masih banyak yang harus kita benahi untukmencapai tujuan pembangunan Kabupaten Pelalawan," ujarnya.

Apalagi dengan bergulirnya era otonomi daerah saat ini, masih kata Marwan, pihaknya berharap para mahasiswa mampu membukadaerah-daerah yang terisolasi menjadi daerah yang maju dalam segala sisi kehidupan di samping mengembangkan terus daerah-daerah yang telah maju.

"Dan memang harus diakui bahwa program pembangunan tidak hanya dapat dicapai sekejap mata saja, karena ini merupakan suatuhal yang memerlukan proses, waktu biaya yang tidak sedikit di samping juga diperlukan perencanaan, penyusunan program, pelaksanaan dan pemeliharaan hasil dari pembangunan," ungkapnya.

Ditambahkannya, para mahasiswa bisa saja menyampaikan saran-saran pada pemerintah yang sifatnya membangun dengan tata carayang penuh tata krama, tidak anarkis sehingga pada akhirnya akan menimbulkan masalah baru. Tak hanya itu, Pemda juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mencapai tujuannya.(ilm)