TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dampak dari turunnya harga minyak dunia yang membuat pula pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Indragiri Hilir (Inhil) berkurang sebesar Rp280 Milyar, maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil akan secepatnya memanggil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.

Pemanggilan Pemkab Inhil dalam waktu dekat ini dikatakan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam kepada GoRiau.com, Selasa (17/2/2015) untuk menentukan program mana saja yang harus ditunda sementara pembangunannya.

''Kami akan panggil Pemkab Inhil secepatnya untuk menentukan program mana yang kita utamakan terlebih dahulu dan mana yang bisa ditunda,'' ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Dani mengatakan, akibat dari pengurangan DBH sebesar Rp280 M ini sangat memberikan dampak yang signifikan, apalagi dikatakannya APBD Murni sudah disahkan sejakb 2014 silam.

''Program mana yang mau ditunda, sementara semua program yang sudah disetujui sangat bersentuhan dengan masyarakat,'' tukasnya.

Meskipun demikian ia sangat berharap dampak dari pengurangan DBH ini tidak menimbulkan gejolak sosial di Negeri Seribu Parit ini.

''Berdampak dibidang perekonomian sudah pasti, tapi kami berharap tidak sampai menimbulkan gejolak sosial. Semoga semua berjalan dengan baik,'' harap Dani.(ayu)