BANTAN, GORIAU.COM - Warga disepanjang Jalan Utama, Dusun Tambak Rejo, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau heboh dan resah. Pasalnya seekor buaya piaraan warga lepas dan sampai saat ini belum diketemukan.

Menurut laporan warga, buaya tersebut lari ke dalam parit yang sering digunakan sebagai tempat pemandian oleh anak-anak setempat, Kamis (27/9/2012). Akibat tidak juga diketemukan, warga melarang anak-anak mereka mendekat parit apalagi mandi.

Menurut Mukhtar (30), salah seorang warga setempat kepada wartawan, Jumat (28/9/2012) mengatakan, lepasnya reptil ganas milik Sanusi tersebut sempat membuat warga sekitar dusun ketakutan. ''Kami khawatir reptil itu sewaktu-waktu bisa memangsa anak kecil. Apalagi buaya itu lepas ke parit yang sering dijadikan tempat pemandian,'' ujarnya.

Buaya dengan panjang sekitar dua meter itu sudah dipelihara Sanusi selama tiga tahun. Sanusi mendapatkan buaya tersebut di Sungai Bengkalis. Saat mendapatkan, Sanusi sudah melaporkan kepada pihak kepolisian dengan maksud jika ada yang punya, bisa mengambil ke rumahnya. Namun setelah ditunggu sekian lama, tak ada yang mengakui sebagai pemilik dan akhirnya buaya tersebut dipeliharanya.

Menurut Iwan (31), salah seorang warga, dirinya sempat melihat warga mencari buaya yang lepas tersebut sampai tengah malam di simpang Dusun Tambak Rejo, tidak jauh dari rumah pemilik buaya. Namun tidak juga diketemukan.

Sementara istri pemilik buaya, Zalina ketika dihubungi mengatakan bahwa binatang tersebut sudah dipelihara selama tiga tahun, waktu itu didapat di Sungai Bengkalis. ''Buaya itu saat didapat ukurannya kecil dan kita sudah laporkan ke polisi. Kalau ada yang merasa kehilangan, agar diinformasikan. Tapi sampai hari ini tak ada yang mengakui, beratnya sekarang 25 kg dan dipelihara di kandang yang terbuat fiber,'' jelas. (jfk)