PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mengubah fungsi infrastruktur publik tidak sekadar sebagai tempat melintas, tetapi juga sebagai daya tarik wisata urban. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) legendaris peninggalan era Caltex di Jalan Jenderal Sudirman kini disulap menjadi area estetis yang ramah kaum muda.

Perubahan total ini mengusung perpaduan harmonis antara nilai tradisi dan modernitas. Langkah ini diambil agar identitas daerah tetap terjaga di tengah perkembangan kota yang semakin maju.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengutarakan bahwa jembatan ini sengaja diperbarui dengan menyematkan berbagai hiasan khas kebudayaan lokal tanpa menghapus memori sejarah yang melekat pada bangunan tersebut.

"Kita perbarui dengan konsep yang ada seni Melayunya, dengan tidak menghilangkan kenangan dari JPO ini sendiri," kata Agung Nugroho, Kamis (16/4/2026).

Dari atas struktur jembatan yang telah direnovasi, warga dapat menikmati pemandangan lanskap kota dengan sudut pandang yang luas. Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandangan langsung ke arah kemegahan Jembatan Siak IV yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau.

"Sehingga pandangan kita dari atas ini melihat ke mana saja enak. Jadi ini menjadi spot-spot foto yang menarik yang viral untuk anak muda, tidak hanya masyarakat Pekanbaru, tapi masyarakat di Riau," terangnya penuh optimisme. ***