RENGAT- Rasionalisasi anggaran membuat pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau keteteran dalam melaksanakan pembangunan.

Dan untuk mengsingkronkan anggaran pembangunan tersebut, Banggar (Badan Anggaran) DPRD Inhu menggelar rapat singkronisasi bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

Bertempat di ruang rapat DPRD Inhu, Kamis (2/6/2016), rapat singkronisasi tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Inhu Miswanto dan dihadiri segenap anggota Banggar. Sementara, dari pihak TAPD dihadiri sekretaris TAPD Hendri Anof, Ketua Bappeda Junaidi Rachmad, Kadispenda Arief Fadilah dan asisten.

"Rapat singkronisasi ini adalah untuk mendengarkan penjelasan dari TAPD sehubungan dengan rasionalisasi anggaran," sebut Ketua DPRD Inhu Miswanto usai rapat tersebut.

Selain itu, Banggar juga mempertanyakan tentang adanya silva sebesar Rp263 miliar yang tidak memenuhi target anggaran yang disebabkan adanya kewajiban pusat yang tidak direlisasikan ke daerah.

"Rasionalisasi anggaran ini merupakan dampak dari terjadinya pengurangan DBH dari pemerintah pusat yang diakibatkan karena turunnya harga minyak dunia hingga ke level 30 USD/barel," jelasnya.

Dengan demikian, berdasarkan data TAPD tersebut, Banggar DPRD Inhu akan menggesa Kementerian Keuangan RI untuk segera merealisasikan kewajibannya terhadap daerah.

"Jika silva sebesar Rp263 miliar yang tidak direalisasikan oleh pemerintah pusat itu dapat diterima, tentunya akan dapat membantu keuangan daerah saat ini," pungkasnya.***