
PANGKALANKERINCI - Tidak hanya memikirkan untung bagi perusahaan semata. Perusahaan juga memberikan dampak dan kontribusi yang nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Seperti disampaikan oleh siswa kelas dua SMA 4 Jakarta, Dwi Setyo Aji, kepada GoRiau.com usai mengunjungi sejumlah tempat di areal perusahaan PT Riau Andalan Pulp & Paper, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Kamis (2/6/2016).
"Dari seluruh perusahaan yang sudah pernah saya kunjungi, RAPP merupakan perusahaan yang banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat," kata Dwi.
Dengan kehadiranya, menurut Dwi, RAPP telah membantu masyarakat terutama dari segi peningkatan perekonomian. "Perusahaan tak hanya memikirkan untung bagi perusahaan saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Terbukti dengan adanya RAPP, terutama masyarakat di sekitar wilayah operasional dapat merasakan dampak dari manfaatnya secara langsung.
"Yang belum bekerja jadi bekerja, dari ekonomi yang biasa meningkat menjadi sejahtera. Inilah salah satu bentuk kontribusi perusaan kepada masyarakat," tandas Dwi, yang mengaku sudah dua kali mengunjungi RAPP.
Senada dengan Dwi. Re Tyara, siswi kelas satu SMA 70 ini mengaku terkagum setelah berkeliling dan melihat langsung sejumlah tempat di areal perusahaan.
"Seru aja, jadi tahu seperti apa proses pembuatan kertas. Pabriknya gede banget," ungkap Tyara, kepada GoRiau.com saat mengunjungi Rumah Batik Andalan di BPPUT Town Site II, Pangkalan Kerinci.
Diungkapkan Tyara, sejumlah tempat yang berada di areal perusahaan telah dikunjungi, bersama puluhan rekannya dari Jakarta. "Kita juga melihat langsung, cara pembibitan tanaman bahan baku kertas yang baik itu seperti apa," ungkap Tyara.
Dwi Setyo Aji dan Re Tyara, merupakan 2 dari 30 pelajar yang berasal dari 7 SMA di Jakarta. Kedatangan 30 pelajar tersebut dalam rangka memenangkan lomba poster dan menulis yang ditaja oleh PT RAPP.
Masih dikesempatan sama, guru SMA 6 Jakarta, Etti Ekowati mengatakan para siswanya bisa melihat secara langsung proses produksi pembuatan kertas berkelas dunia. "Anak-anak diajak melihat langsung, kegiatan produksi yang ramah lingkungan ini," katanya.
Menurut Etti, ia bersama siswanya menjadi lebih tahu tentang proses pembibitan sampai proses pengepakan. "Kita jadi lebih tahu dan memahmi bagaimana proses pembibitan sampai kertas dalam kemasan," pungkasnya.(***)