
PEKANBARU – Anggota DPRD Riau dari Komisi V yang membidangi olahraga, Abu Kosim menanggapi belum dibayarkan bonus atlet berprestasi pada PON lalu oleh Pemprov Riau. Ia menyatakan sepakat dengan pernyataan Gubernur Riau Abdul Wahid bahwa defisit anggaran menjadi kendala utama dalam realisasi berbagai program, termasuk di sektor olahraga.
“Kami memahami kondisi keuangan daerah saat ini, tapi kita juga harus memberikan apresiasi kepada atlet yang telah berjuang dan meraih medali pada PON lalu, mereka layak mendapatkan haknya,” ujar Abu Kosim, Senin (14/7/2025).
Menurutnya, meskipun keterbatasan anggaran menjadi tantangan, perhatian terhadap para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional tetap harus menjadi prioritas.
Sebagai langkah konkret, DPRD Riau berencana mengundang perwakilan dari Pemprov Riau, para atlet, serta KONI Riau dalam sebuah pertemuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan yang ada. DPRD, kata Abu Kosim, juga siap menjembatani komunikasi antara pihak-pihak terkait guna mencari solusi terbaik.
“Kami siap menampung semua aspirasi. Sudah ada beberapa laporan dan berita yang kami terima. Ke depan, kami akan mengkoordinasikan hal ini lebih lanjut dengan KONI dan Pemprov,” tambahnya.
DPRD berharap, meskipun kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tekanan, semangat pembinaan olahraga dan penghargaan kepada atlet tidak terabaikan. ***