PEKANBARU, GORIAU.COM—Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan, SH, S.Sos, MH menyatakan proses pelaksanaan Pemilihan Presiden Republik Indonesia di Kota Pekanbaru berjalan dengan kondusif dan terkendali.



"Alhamdulillah, proses pemungutan suara telah selesai dilaksanakan dan tidak ada hambatan yang berarti," ujar Robert saat dihibungi www.goriau.com, Kamis (10/7/2014).

Kondisi tersebut, kata Robert, dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat Kota Pekanbaru cukup tinggi dalam menjaga ketertiban dan keamanan. "Ini membuktikan, masyarakat kita punya kesadaran tinggi dalam mensukseskan Pilpres secara demokrasi," katanya.

Dari segi penyelenggaraan, Robert mengatakan masih ada kekurangan surat suara saat hari H di beberapa TPS di Kota Pekanbaru. Namun, hal itu sudah diatasi oleh KPPS. "PPS-nya cepat berkoordinasi dengan PPK dan itu cepat diatasi," katanya.

Untuk pengamanan, Robert menurunkan sekitar 1.500 personil. Mereka menempati setiap 1799 TPS yang tersebar di kota Pekanbaru. "Karena pasukan kurang, pola pengamanan, ada satu personil menjaga dua TPS," katanya.

"Untuk TPS kategori rawan, kita menempatkan dua personil setiap TPS," tambah Robert. Dikatakan Robert, untuk Kota Pekanbaru ada enam TPS kategori rawan. Seluruhnya berada di Lapas dan Rutan.

Agar memastikan proses pemungutan suara Pilpres tetap terkendali dan kondusif, Robert memfokuskan diri untuk mengunjungi TPS kategori rawan. "Kami memantau secara langsung bagaimana proses pemungutan suara di Lapas dan Rutan," tegasnya.(san)