PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Meski hasil Ujian Nasional (UN) belum diumumkan namun para siswa-siswi di SMAN 1 Pangkalan Kerinci telah banyak ke berbagai universitas dan institut yang ada di negeri ini. Bahkan sejumlah siswa, telah mendapatkan beasiswa pendidikan sebesar 40 persen untuk melanjutkan studi di Management Sains University of Malaysia.

''Ya, alhamdulilah, tahun ini telah ada delapan (8) siswa kita yang mendapat beasiswa sebesar 40 persen dari hasil pretasi akademiknya selama ini untuk melanjutkan studi ke Management Sains University of Malaysia. Bila nanti hasil UN mereka dalam Bahasa Inggris mendapat nilai sembilan (9), maka beasiswa itu akan ditambah menjadi 70 persen,'' terang Kepala Sekolah SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Hj Nuraida MM.Pd, pada sejumlah media usai menghadiri acara perpisahan para siswa kelas XII di aula sekolah tersebut, Senin (29/4/2013).

Nuraida mengatakan bahwa selain diterima di Management Sains University of Malaysia, juga 22 orang siswa-siswinya telah diterima di Institut Pertanian Jogyakarta. Selain itu, 15 orang siswa lainnya telah diterima di Presiden University Jakarta. Kemudian 24 orang siswa lainnya telah diterima di Universitas Batam fakultas kedokteran.

"Masih di Universitas Batam juga, siswa kami sebanyak delapan (8) orang diterima di fakultas Tehnik dan fakultas ekonomi sebanyak empat (4) orang," katanya.

Di samping itu, sambungnya, untuk 13 siswa lainnya yang telah mengikuti UN tahun ini telah diterima di Sumatra Flight Education. Di Politehnik Caltex telah diterima dua (2) orang, di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) satu orang, dan di Universitas Lampung (Unila) telah diterima juga satu orang.

"Kita bersyukur para siswa kami telah banyak diterima di universitas, institut serta sekolah-sekolah tinggi untuk melanjutkan studi mereka," ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, ke depannya pihaknya akn bekerjasama dengan Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama untuk menyeleksi para siswa kelas XI dengan tujuan untuk 'menjebol' Institut Tehnik Bandung (ITB) dan Universitas Padjajaran (Unpad). Soalnya, selama ini Dinas Pendidikan Pelalawan belum mengadakan kerjasasama dengan 10 universitas terkemuka di Indonesia sehingga untuk 'menjebol' ITB dan Unpad, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Bimbel Primagama.

"Kalau di provinsi memang telah kerjasama dengan 10 universitas terkemuka di Indonesia, tapi kalau di provinsi kan, diperebutkan oleh seluruh kabupaten/kota di Riau. Karena itu, saya harapkan Pemda Pelalawan melalui Disdik Pelalawan ke depannya bisa bekerjasama dengan 10 universitas terkemuka itu, sehingga khusus untuk Kabupaten Pelalawan maka selian kuota yang besar juga akan banyak para siswa di daerah ini 'menembus' 10 universitas terkemuka itu," ungkapnya.

Disinggung soal prestasi-prestasi lain, Hj Nuraida mengatakan dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2013 untuk tingkat Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Pangkalan Kerinci mendapatkan medali sebanyak 19 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Dari jumlah 19 emas itu, 12 emas diantaranya diraih oleh para siswa dari SMAN 1 Pangkalan Kerinci.

"Kemudian untuk kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini di tingkat Kabupaten Pelalawan, dari delapan (8) cabang yang dipertandingkan, enam cabang diantaranya diraih oleh kita dengan bidang pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi dan geografi," ujarnya.

Dan ditanya soal pelaksanaan hasil UN kemarin, Hj Nuraida mengungkapkan rasa optimisnya jika para siswanya bisa lulus 100 persen. Hal ini dikarenaka jauh-jauh hari pihaknya telah memberikan pelajaran-pelajaran tambahan serta try out berupa latihan-latihan soal. "Kita tetap optimis para siswa akan lulus 100 persen meski tahun ini UN memakai sistim paket," tutupnya. (ilm)