PEKANBARU, GORIAU.COM - Kasus Sodomi kembali terjadi di Riau. Kali ini pelakunya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Siak, dan korbannya sebanyak 6 orang masih anak-anak.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada merdeka.com sebagaimana dikutip GoRiau.com, Kamis (22/5/2014) mengatakan, kasus sodomi terhadap anak di bawah umur tersebut terjadi pada Selasa 6 Mei 2014 sekira pukul 13.00 Wib. Di Pondok karet kawasan BTN Cendrawasih blok E 2 No 6 Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau.?

"Pelapor bernama EY (29) ibu kandung dari salah seorang korban berinisial Bm yang tinggal di kawasan BTN Cendrawasih blok E 2 No 6 kecamatan Tualang Kabupaten Siak," kata Guntur.

Ibu korban, kata Guntur, mengaku anaknya inisial BM telah disodomi oleh pelaku inisial GU, pelajar SMP Talibin BTN Cendrawasih Kabupaten Siak. "Saat ini petugas tengah mencari keberadaan pelaku," kata Guntur.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menerima laporan, GU telah menyodomi 6 bocah sekaligus, yakni inisial BM, FA, FZ, HR, RH dan HV.?

EY melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke polisi Rabu tanggal (21/5) sekira pukul 13.00 WIB.

"Pelapor mengetahui anak nya telah di cabuli oleh terlapor yaitu pada saat pelapor menonton televisi di rumah bersama anaknya inisial BM dan pada saat itu pelapor bilang kepada anaknya 'jangan BM memberikan anunya (kelamin) kepada sembarangan orang' kemudian BM menjawab 'gak ada bunda cuman kepada bang GU (terlapor) saja'," ujar Guntur menceritakan kronologis kejadian tersebut.

Mendengar jawaban dari korban, lanjut Guntur, lalu pelapor terkejut dan menanyakan apa saja yang telah di lakukan terlapor (GU) kepada anak pelapor.

"Setelah di tanyai semua, lalu anak pelapor menjelaskan bahwa GU menyuruh BM mengisap kemaluannya dan setelah itu GU juga mengisap kemaluan BM, selain itu BM juga mengakui sudah disodomi oleh GU sebanyak dua kali. Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tualang," pungkas Guntur. ***