BEIJING, GORIAU.COM - Zhao Lei, seorang sopir taksi, menjadi buah bibir di China, setelah dia mengembalikan satu kantong berisi uang tunai bernilai besar yang tertinggal di kursi belakang taksinya.

Zhao Lei menemukan uang tunai sebesar 16.200 poundsterling atau lebih dari Rp300 juta dalam sebuah kantong kertas di kursi belakang taksinya setelah mengantar sepasang muda mudi ke sebuah dealer mobil di Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, China.

Zhao kemudian menyerahkan uang itu ke manajemen perusahaan taksi tempatnya bekerja. Perusahaan taksi selanjutnya menghubungi penumpang taksi Zhao yang mengatakan mereka membawa uang itu untuk membeli mobil baru. Uang itu kemudian dikembalikan kepada sang pemilik.

Pasangan muda itu sangat gembira mendapatkan uangnya kembali dan menawarkan hadiah uang kepada Zhao sebesar 10.000 yuan atau sekitar Rp18 juta sebagai imbalan atas kejujurannya.

Namun, Zhao menolak hadiah tersebut karena menganggap mengembalikan uang itu adalah bagian dari kewajibannya sebagai seorang sopir taksi.

"Ini adalah hal yang harus saya lakukan. Semua orang yang kehilangan uang sebanyak itu akan kebingungan. Saya tak ingin mengambil keuntungan dari itu," kata Zhao.

Pendapatan rata-rata warga China dalam setahun adalah 4.500 poundsterling atau hampir Rp90 juta. Artinya hadiah yang ditawarkan pemilik uang bernilai sangat besar bagi rata-rata warga China.

Pendapatan pengemudi taksi seperti Zhao maksimal hanya Rp9 juta per bulan dengan 14 jam kerja selama enam hari sepekan.***